Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Mi Konjak (Shutterstock)
Dream - Perut perempuan asal Australia membesar lima hingga tujuh kali lebih besar dari ukuran sebelumnya setelah memakan mi Jepang. Akibatnya, perut perempuan itu membuncit seperti orang hamil.
Dikutip dari laman Nextshark, Minggu 8 Juli 2018, perempuan yang identitasnya tidak disebutkan itu harus menjalani perawatan di unit gawat darurat Cabrini Health, di Melbourne bagian selatan.
Perut wanita 61 tahun itu membesar lantaran mi yang dia konsumsi itu tidak bisa dicerna selama dua minggu. Dia mengeluh sakit perut dan muntah-muntah selama sepuluh hari.
Wanita itu mengaku gejala aneh itu muncul setelah memakan mi konjak Jepang saat perutnya kosong. Akibatnya, perutnya membesar dan terasa sakit.
© Ilustrasi (Shutterstock)
Menurut Direktur Cabrini Health, Michael Ben-Meir, para dokter menemukan mi yang tak tercerna dalam perut pasien wanita itu. Sehingga terjadi penyumbatan.
" Minya seperti selulosa, mereka tidak hancur dan benar-benar menyumbat perutnya," kata Ben-Meir.
" Perutnya semakin membesar, itu antara lima dan tujuh kali lebih besar dari yang seharusnya - perutmu tidak pernah menjadi sebesar itu."
Tak disebutkan merek mi konjak yang dimakan wanita itu. Yang jelas, mi tersebut dibeli dari sebuah supermarket di Kota Melbourne. Ben-Meir mengatakan, mi itu sebenarnya aman dikonsumsi, namun ada risiko bahaya bila tidak dimasak dengan benar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya