Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
Pengasuh Ponpes Ashiddiqiyah Jakarta KH Noer Muhammad Iskandar (Laduni.id)
Dream - Pendiri sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Ashiddiqiyah, KH Noer Muhammad Iskandar, tutup usia pada Minggu, 13 Agustus 2020. Sebelum menghembuskan napas terakhirnya, Kiai Noer sempat meninggalkan pesan terakhir.
Pesan itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Majelis Silaturahim Kiai dan Pengasuh Pondok Pesantren se-Indonesia, KH Z Arifin Junaidi. Menurut Kiai Arifin, Kiai Noer mengingatkan pesantren harus menyatukan pandangan.
" Satukan pandangan, satukan langkah, jangan mau dipecah belah hanya untuk kepentingan pihak lain," ujar Kiai Arifin, dikutip dari Merdeka.com.
Pesan itu disampaikan akibat kekhawatiran Kiai Noer melihat pesantren yang mudah percaya kepada setiap orang yang datang. Pesantren memang terkenal dengan sikap berbaik sangka yang tinggi pada setiap orang yang datang.
Di mata Kiai Arifin, Kiai Noer merupakan sosok tak kenal lelah dalam berjuang. Bahkan rela berkorban apapun.
" Beliau siap mengorbankan apapun untuk perjuangannya," kata dia.
Menurut Kiai Arifin, sifat Kiai Noer yang rela berkorban dapat menjadi teladan bagi semua orang termasuk generasi muda. Tak hanya itu, Kiai Arifin juga mengenal Kiai Noer sebagai ulama yang gemar bersilaturahmi, bahkan sampai ke daerah terpencil.
Saat bersilatuhmi, Kiai Noer tidak pernah membedakan lawan bicaranya. Tidak peduli teman berbincangnya dari kalangan bawah, menengah, hingga tokoh penting.
Kiai Arifin juga bercerita semasa hidup, Kiai Noer punya tekad agar pesantren di seluruh Tanah Air dapat mandiri. Khususnya dari sisi ekonomi.
Dream - Kabar duka datang dari lingkungan pesantren. Pengasuh Pondok Pesantren Ashiddiqiyah Jakarta, KH Noer Muhammad Iskandar, meninggal dunia pada Minggu, 13 Desember 2020.
Kabar ini dibenarkan Ketua PWNU Jawa Barat, KH Hasan Nuri Hidayatullah. Kiai Hasan merupakan salah satu menantu Kiai Noer.
" Leres (benar), mohon doanya," ujar Kiai Hasan, dikutip dari NU Online.
Sebelumnya, kabar meninggalnya Kiai Noer tersebar melalui aplikasi percakapan.
" Mohon maaf segala kesalahan murabbi ruhina abah KH Noer Muhammad Iskandar SQ telah kembali kepada Allah SWT pukul 13:41 siang ini beliau ahli surga husnul khatimah insya Allah," demikian bunyi pesan tersebut.
Kiai Noer merupakan ulama terkenal kelahiran Banyuwangi, Jawa Timur pada 5 Juli 1955. Ulama ini adalah pendiri sekaligus pengasuh Ponpes Ashiddiqiyah yang telah berkembang dan membuka cabang di sejumlah daerah.
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa