Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Pesawat Jatuh (Shutterstock)
Dream - Dikabarkan pesaawat TNI AU jatuh di pemukan penduduk di Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau pada Senin pagi, 15 Juni 2020.
" Iya ada pesawat jatuh jaraknya sekitar 500 meter dari rumah saya. Kejadian sekira pukul 08.30 WIB," kata salah seorang warga Desa Kubang Jaya, Wahyu, dikutip Antara.
Ia mengatakan belum diketahui pasti adakah korban jiwa, sedangkan lokasi tempat kejadian perkara sudah diblokade oleh personel TNI AU.
" Pesawat jatuh di rumah warga yang bernama Markun. Belum jelas apakah ada korban karena rumah itu biasanya kosong karena pemiliknya jarang di rumah," kata seorang saksi mata yang tidak mau identitasnya disebutkan karena alasan keamanan.
Ia mengatakan warga hanya bisa melihat dari jarak 30 meter ke tempat kejadian jatuhnya pesawat. Saat kejadian, ia mengatakan terdengar ledakan keras dan seorang berbaju seperti pilot TNI AU melayang di udara dengan parasut.
" Saya kira sedang ada latihan terjun payung, ternyata ada pesawat jatuh," katanya.
Menurut informasi, pesawat yang jatuh merupakan pesawat tempur jenis Hawk type 209 TT. Pesawat itu diterbangkan oleh Lettu Pnb. Aprianto Ismail. Pesawat tersebut terbang dari Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.
Meski begitu, hingga kini pihak Lanud Roesmin Nurjadin belum memberikan keterangan resmi soal pesawat jatuh tersebut.
(Sah, Sumber: Liputan6.com)

Dream - Kecelakaan pesawat Pakistan International Airlines (PIA) mengejutkan masyarakat penerbangan dunia. Di tengah pandemik Corona, sebuah pesawat Airbus A320 jatuh di pemukiman warga dan terbakar.
Hal ini terjadi setelah pilot pesawat yang mengangkut 107 orang berusaha mendarat di Bandara Karachi dan mengalami kegagalan mesin.
Masyarakat dunia semakin terkejut karena sebuah video detik-detik pesawat jatuh terekam kamera CCTV. Video kecelakaan nahas itu telah menjadi viral di media sosial.
© © Mirror.co.uk
Dalam video yang terlihat di atas gedung itu terlihat pesawat Airbus A380 terbang saat rendah di antara bangunan padat penduduk itu. Pesawat terus menukik turun dengan posisi hidup pesawat terangkat.
Hanya dalam hitungan detik, pesawat itu hilang dari layar CCTV. Dengan jeda 1-2 detik, layar terlihat hanya merekam gambar langit di kota tersebut.
Namun mendadak muncul sebuah asap tebal dan bola api diduga dari tempat pesawat PIA tersebut jatuh. Api tersebut terus membumbung tinggi dengan warna yang sangat hitam.
Dilansir dari Mirror.co.uk, dua orang penumpang dilaporkan selamat dari kecelakaan tersebut. Tim penyidik juga melaporkan telah menemukan kotak hitam yang akan mengungkap kecelakaan nahas tersebut.
Namun, hingga saat ini penyidik masih berusaha mencari korban di antara puing pesawat maupun bangunan yang terdampak. Belum diketahui apabila ada korban yang berasal dari bangunan tersebut.
Penduduk lokal pun membantu dan berusaha menemukan anak mereka di tengah lokasi kecelakaan tersebut.
(Sumber: Mirror.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya