JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Paspor Taiwan (Shutterstock.com)
Dream - Kementerian Dalam Negeri Taiwan, mencatat ribuan orang warga asing mengajukan pindah status kewarganegaraan pada 2019. Dengan jumlahnya mencapai 3.438 orang, sebagian besar imigran baru tersebut berasal dari Asia Tenggara tepatnya Vietnam, Filipina dan Indonesia.
Dikutip dari Taiwannews.com, sebanyak 86,1 persen dari total proporsi menyebutkan alasan mereka pindah kewarganegaraan adalah karena pasangannya orang Taiwan. Sedangkan 3,84 persen anak-anak yang orangtuanya berkewarganegaraan Taiwan.
Meski demikian, jumlah tersebut turun 114 pemohon dibandingkan pada 2018. Sementara lebih dari setengah warga Taiwan baru atau sekitar 2.325 orang berasal dari Vietnam.
Jumlah warga asal Vietnam yang mengajukan pindah status ke Taiwan juga mengalami penurunan sebanyak 152 orang dari tahun sebelumnya. Namun masih tertinggi dibandingkan negara-negara lain.
Posisi berikutnya ditempati Filipina dengan 362 orang warganya kini berpaspor Taiwan. Sedangkan warga asal Indonesia yang resmi jadi orang Taiwan sebanyak 350 jiwa.
Orang dari Asia Tenggara menempati porsi 95,84 persen sebagai warga Taiwan baru tahun lalu. Jumlahnya sebanyak 3.294 jiwa.
Dari warga negara baru tersebut, sebanyak 3.097 jiwa atau 90,08 persen adalah wanita. Antara pria dan wanita menyebutkan keinginan mereka menjadi warga Taiwan akibat memiliki pasangan orang lokal, kebanyakan berasal dari Vietnam.
Pada 2000, total ada 7.692 orang asing menjadi warga Taiwan. Tetapi di tahun-tahun berikutnya, jumlahnya merosot hingga setengah.
Kenaikan jumlah orang asing pindah kewarganegaraan naik pada 2017 mencapai 5.000 jiwa. Ini disebabkan adanya pelonggaran kebijakan dalam mengajukan perpindahan status.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
