Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ayesha Aziz (Foto : Instagram/Captayesh)
Dream - Tak ada yang tidak mungkin apabila kita mau berusaha. Inilah yang ditunjukkan oleh seorang wanita asal India, Ayesha Aziz. Di usianya yang masih muda, wanita ini mampu mencetak rekor sebagai pilot wanita termuda di India.
Perjuangan yang dilakukan Ayesha Aziz patut diacungi jempol. Sejak kecil, ia memang sudah bermimpi untuk bisa terbang dan mengendarai pesawat di angkasa. Namun stereotip negatif di lingkungannya tentang wanita yang menjadi pilot membuat ia harus melewati perjalanan panjang yang tidak mudah.
Pada usia 16 tahun, Ayesha mulai belajar menerbangkan pesawat dengan mengikuti flight training di Bombay Flying Club dan sukses mendapatkan lisensi sebagai mahasiswi sekolah penerbangan. Masa remajanya diisi dengan sekolah dan kursus penerbangan pada akhir pekan. Bahkan, saat itu, dia sudah bisa menerbangkan Cessna 152 dan 172 aircraft, tetapi masih dalam pengawasan.
Daya tarik pesawat terbang telah memikat perhatian Ayesha kecil sehingga dia menghabiskan banyak waktu bermimpi menerbangkan pesawat terbang keliling dunia. Kini, mimpi Ayesha telah terwujud. Pilot cantik ini berhasil menjadi salah satu pilot yang patut diperhitungkan di India.
Semenjak masih kanak-kanak, Ayesha Aziz sudah memiliki cita-cita tinggi menjadi seorang pilot. Hingga akhirnya, pada usia 16 tahun, Ayesha mulai belajar menerbangkan pesawat dengan mengikuti flight training di Bombay Flying Club dan sukses mendapatkan lisensi sebagai mahasiswi sekolah penerbangan.
“ Saya terpesona oleh pilot. Saat saya beranjak dewasa, ketertarikan saya semakin meningkat dan akhirnya saya mendarat di Bombay Flying Club,” ujar Ayesha dilansir oleh Indiatimes.

Perolehan Ayesha tidak lepas dari peran orang tua yang mendukungnya. Ayesha Aziz merupakan putri dari Abdul Aziz, seorang pengusaha dari Worli, Mumbai. Abdul selalu mendukung untuk membantu Aisyah mencapai cita-citanya sebagai seorang pilot wanita.
“ Saya selalu percaya bahwa pengetahuan dan penyelidikan adalah kunci kemajuan manusia. Jika anak saya memiliki impian yang dapat dicapai, saya harus menjadi bagian dari proses dan memastikan bahwa dia mewujudkan impian ini," ujar Abdul pada TOI.

Ayesha menerima lisensi pilot pada tahun 2011 tepat pada usia 16 tahun. Ia menjadi pelajar pilot termuda yang mendapatkan lisensi. Pada tahun 2016, dia lulus dalam sekolah penerbangan dari Bombay Flying Club, dan mendapatkan lisensi komersialnya pada tahun 2017.
Ayesha mengaku sangat bahagia ketika pertama kali dapat membawa orang tuanya terbang berkeliling menggunakan pesawat terbang.
“ Pertama kali saya menerbangkan pesawat dengan orang tua saya, perasaan terbesar yang saya miliki adalah kemerdekaan ... rasa pembebasan,” ujar Ayesha.

Ayesha mengaku mengidolakan astronot wanita, Sunita Williams. Ayesha sempat bertemu idolanya itu dalam acara pelatihan NASA di tempatnya bersekolah. Saat itu, ia menjalani pelatihan untuk belajar manuver pesawat ruang angkasa. Pada 2012, dia juga menjalani pelatihan untuk menerbangkan jet MIG-29 di pangkalan udara Sokul Rusia.
Saat ini, Ayesha menjadi salah satu anggota kehormatan dari Asosiasi Pilot Wanita India. Dia memenuhi syarat untuk menerbangkan pesawat bermesin tunggal Cessna 152 dan Cessna 172. Ia juga mendapatkan sertifikasi untuk menerbangkan pesawat komersial Airbus A320.

Pada tahun 2018, dia disambut oleh Kepala Angkatan Darat dan Presiden India dengan gelar 'Wanita Pertama' di Rashtrapati Bhavan. Kini Ayesha Aziz telah berubah dari gadis kecil dengan segudang mimpi menjadi wanita yang sangat menginsprasi. Ia pun sering diundang sebagai motivator di beberapa lembaga.
Sumber : India Times
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya