Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Ilfil3D)
Dream – Sebaiknya para ibu mulai sekarang menjauhkan gawai dari sang anak, bahkan ketika ingin beristirahat. Jika tidak, sang anak bisa “ beraksi” dengan gadget yang dimiliki ibu.
Jangan sampai pengalaman buruk seorang ibu di Arkansas, Amerika Serikat ini. Anaknya berusia 6 tahun berhasil membeli barang-barang di toko online lewat gadget-nya.
Dilansir dari Mynewshub, Jumat 30 Desember 2016, seorang ibu bernama Bethany Howell merasa kecolongan karena sang anak berhasil mengakses telepon pintarnya. Padahal Ponsel tersebut terkunci dengan satu-satunya akses masuk menggunakan sidik jarinya.
Namiun yang tak disadari Bethany, si anak ternyata berhasil menggunakan sidik jari Bethany ketika dirinya tertidur di sofa.
Sang anak berusia 6 tahun, Ashylnd, mengambil sidik jari ibunya untuk membeli belasan boneka Pokemon di Amazon. Harganya sebesar US$250 atau Rp3,3 juta.
© Dream
Bethany baru sadar ketika ada 13 e-mail pengesahan pemesanan untuk boneka Pokemon. Dia menyangka akunnya ini dibajak. Ketika itu, dia sedang tertidur di sofa ketika anak perempuannya ini bermain di dekatnya.
“ Telepon saya berada di atas meja di sebelah sofa. Setelah menonton film bersama, saya tertidur,” kata dia.
Bethany mengatakan anaknya meminjam jempolnya untuk mengakses Youtube dan Netflix. Tapi, sang anak justru membeli boneka di Amazon. Wanita ini tidak menyangka anaknya tahu cara membeli barang-barang di Amazon, terlebih data-data kartunya telah disimpan di telepon untuk melakukan pembelian secara otomatis.
Bethany mengatakan Ashylnd mengaku telah membeli boneka Pokemon. Dia pun mengembalikan 4 boneka dari 13 boneka yang dibeli oleh anak perempuannya ini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya