6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Dream - Sebuah tim astronom internasional sedang mencoba untuk memecahkan salah satu misteri ruang angkasa.
Mereka penasaran dengan misteri planet raksasa yang ukurannya 40 kali lebih besar dari Planet Jupiter.
Objek yang saat ini hanya dikenal dengan nama yang agak rumit - CFBDSIR2149-0403 - itu pertama kali terlihat pada tahun 2012. Dan setelah lima tahun berlalu, sifat aneh dari planet itu masih membingungkan para ahli.
Sebuah video yang baru-baru ini diunggah oleh pemantau UFO SecureTeam10 telah menambah dilema yang dihadapi oleh pengamat ruang angkasa. Mereka belum pernah melihat sesuatu seperti itu sebelumnya.

Mereka percaya objek itu mungkin sebuah planet tanpa bintang yang biasa disebut dengan orphan planet. Planet seperti ini akan mengorbit galaksinya sendiri seperti 'anak yatim piatu', bukan mengorbit Matahari seperti Bumi.
Sebagai perbandingan, lebih dari 1.300 Bumi akan muat di dalam Jupiter. Namun planet ini diyakini 40 kali lebih besar dari itu.
Dalam salah satu video terbaru SecureTeam10, Tyler Glockner mengatakan, " Pada tahun 2012, para astronom melihat sebuah objek membingungkan yang terisolasi yang ukurannya lebih besar dari Planet Jupiter. Dan dalam hal jarak, objek itu mungkin orphan planet yang paling dekat dengan Bummi yang pernah ditemukan.

" Satu-satunya masalah adalah bahwa objek ini tidak seperti orphan planet lainnya yang pernah kami lihat sebelumnya. Itu mungkin bukan planet yang sesungguhnya."
Penelitian yang lebih baru semakin membuat ilmuwan percaya bahwa objek itu kemungkinan planet muda berukuran besar yang terisolasi (kurang dari 500 juta tahun dan besarnya 2 hingga 13 kali Planet Jupiter), atau katai coklat berusia lebih tua (2 sampai 3 miliar tahun).

Katai coklat adalah objek dalam ruang angkasa yang ukurannya berada di antara planet raksasa dan bintang kecil.
Dalam sebuah artikel yang diterbitkan oleh phys.org, jika yang ditemukan itu adalah katai coklat, maka massa planet itu 40 kali lebih besar dari Jupiter.
PhilippeDelorme dari Universitas GrenobleAlpes di Perancis, yang memimpin studi terbaru, mengatakan, " CFBDSIR 2149-0403 adalah objek substellar tak biasa yang kemungkinan adalah 'planet yang mengambang bebas' atau katai coklat langka, atau kombinasi keduanya."
Berikut videonya...
(Sah/mirror.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
