AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Ferdian Paleka, Youtuber Pemberi Sembako Sampah.
Dream - Korban prank dari Ferdian Paleka resmi melapor ke pihak Polrestabes Bandung. Para korban tersebut merasa dilecehkan lantaran YouTuber tersebut dan kawan-kawannya memberikan sembako yang berisi sampah dan batu.
Kasatreskrim Polrestabes Bandung, Ajun Komisaris Besar Galih Indragiri, mengaku telah menerima laporan dari para korban.
" Ada tim gabungan Satreskrim Polrestabes dengan unit Polsek Kiaracondong yang menangani kasusnya," kata Galih, dikutip dari Liputan6.com.
Menurut Galih, pihaknya akan menindaklanjuti laporan para korban dengan mencari keberadaan terlapor. Tetapi, dia belum merinci keterangan pelapor atas dugaan perbuatan tak menyenangkan yang dilakukan Ferdian.
" Lagi ditindaklanjuti," ucap Galih singkat.
Dia juga menambahkan tindakan yang dilakukan Youtuber tersebut dapat dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Pelaporan tersebut bermula dari unggahan YouTuber bernama Ferdian Paleka, Minggu 3 Mei 2020. Aksi YouTuber asal Bandung ini mengunggah video berkonten prank atau mengerjai orang lain berjudul 'Prank Kasih Makanan ke Banci CBL'.
Ferdian Paleka berlagak melakukan aksi sosial membagikan paket sembako dibantu seorang teman laki-laki dan dua wanita. Yang disasar adalah para transpuan yang sedang mangkal di pinggir jalan.
Sebelum melancarkan aksinya, Ferdian mengabadikan momen mengisi kardus mie instan dengan batu paving blok, nasi kotak sisa, dan sampah yang dikemas rapi seolah paket itu berisi bahan pokok. Ini tampak dalam video yang diunggah akun Twitter @kabar.jabar.
Menurut salah seorang pelapor, Sani (bukan nama sebenarnya), 39 tahun, mengatakan aksi prank Ferdian Cs dilakukan pada Jumat, 2 Mei 2020, dini hari. Saat itu, Sani bersama teman-temannya yang memiliki nama panggilan Dini, 56 tahun, Luna, 25 tahun dan Pipiw, 30 tahun tengah berada di kawasan Kiaracondong, Jalan Ibrahim Adjie, Kota Bandung.
Tak lama berselang, datang Ferdian bersama dengan teman-temannya. Ferdian menawarkan bingkisan makanan kepada korban. Keempat korban dengan senang hati menerima bingkisan itu.
" Orang di dalam mobil itu manggil katanya mau bagi-bagi rezeki. Aku panggil teman yang lain tapi katanya dibagikan satu-satu. Terus aku samperin dia kasih bingkisan gitu, aku bawa terus kasih teman satu," ujar Sani.
Setelah dibuka, rupanya isi bingkisan yang dikira sembako itu justru berisi makanan busuk. " Pas ngebuka kaget ternyata toge busuk. Saya sedih dan marah," kata Sani.
Sani mengaku pada bulan Ramadhan biasanya orang-orang suka membagikan bingkisan. " Saya kira kan bingkisan yang di dalamnya itu ada sarung, kemeja kayak gitu," tuturnya sedih.
Sementara Dini, korban lainnya mendapatkan bingkisan berisi batu paving blok. Ia mengaku sedih mendapat bingkisan palsu yang diberikan Ferdian Cs. Padahal ia telah mendoakan setelah diberikan bingkisan.
" Tadinya saya sudah mendoakan dia yang baik-baik, terus dapetnya yang gitu (isi batu). Sedih banget," tutur Dini.
Sumber: Liputan6.com/Huyogo Simbolon
Dream - Nama Ferdian Paleka mendadak ramai menjadi perbincangan warganet. Pemuda yang menjadi Youtuber ini menjadi sasaran hujatan akibat perilakunya yang dianggap tak pantas.
Channel YouTubenya dipenuhi sindiran pedas dari warganet. Terutama pada channel yang memuat video prank pemberikan sembako berisi sampah kepada transpuan di Kota Bandung, Jawa Barat.
Dream sempat melakukan penelusuran pada channel Youtube milik Ferdian Paleka. Channel tersebut mulai aktif pada 26 November 2019.
Sejak itu, pemilik channel kerap kali mengunggah beberapa video. Kini Ferdian memiliki 91,8 ribu subscriber dengan 6.020 followers di instagramnya.
Dalam keterangan yang tertera pada channel Youtube-nya, Ferdian mengatakan apa yang dia unggah adalah video absurd.
" Konten gw berisi semua hal yg absurd, jadi jangan ngarepin hal tentang pendidikan di channel ini dan kalo ga ngerti ya gpp sih gw bodo amat juga h3h3," jelasnya dalam Channel YouTube miliknya.
Beberapa hari setelah kejadian ia mengunggah video memberi 'Sembako' ke Transpuan, melalui instagram pribadinya ia membuat video klarifikasi. Namun ternyata video tersebut hanya prank belaka.
" Saya pribadi meminta maaf atas kelakuan saya itu. Tapi bohong," ujarnya meledek.
Dalam video klarifikasi yang ia unggah di akun instagram @ferdianpelakaa itu, ia terlihat sedang duduk di dalam mobil mengenakan jaket berwarna merah muda.
Untuk kedua kalinya, kelakuan Ferdian ini membuat marah warganet.
Video yang kemudian diunggah ulang oleh akun @lambe_turah langsung memantik kemarahan netizen. Mereka lantas melampiaskan kekesalan di kolom komentar video tersebut. Berbagai cacian dan hinaan kian meramaikan video tersebut.
Advertisement
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli


Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?

Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya