Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan
Dream - Sejak pandemi Covid-19 sampai saat ini masih banyak warga dan mahasiswa dari Kota Bengkulu yang belum bisa pulang, terutama mereka yang kuliah di Bandung, Jawa Barat.
Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan berpesan langsung kepada Gubernur Provinsi Jawa Barat Ridwan Kamil untuk menjaga dan memperhatikan juga warga dan mahasiswa Bengkulu yang ada di sana.
Ini disampaikan Helmi saat melakukan live streaming dengan Ridwan Kamil di media sosial fanspage Facebook H.Helmi Hasan,SE dan Instagramnya @helmihasanofficial di balai kota, Minggu malam 3 Mei 2020.

“ Saya titip masyarakat Bengkulu yang ada di sana (Jabar) karena di sana juga ada perkumpulan mahasiswa Bengkulu dan paguyuban warga Bengkulu. Ahamdulillah warga Jabar yang masih ada di Kota Bengkulu kita pastikan juga dapat bantuan Rasmie dari Pemerintah Kota Bengkulu,” ujar Helmi.
Live berdurasi 28 menit antara Wali Kota Bengkulu dengan Gubernur Jabar itu ditonton hampir 3 ribu orang, baik warga Bengkulu maupun penonton dari warga Provinsi Jawa Barat.
Pada kesempatan itu, Helmi juga menyampaikan Pemkot Bengkulu mengambil kebijakan memberikan bantuan beras dan mie (Rasmie) kepada seluruh masyarakat yang ada di Kota Bengkulu, termasuk yang bukan warga Bengkulu seperti warga asal Jawa Barat.
“ Alhamdulillah seluruh warga yang saat ini ada di Kota Bengkulu, termasuk warga dari Jabar, Papua dan lainnya juga mendapatkan bantuan dari APBD kita (Pemkot Bengkulu),” kata Helmi.
Ridwan Kamil usai mendengar bantuan ramie yang disalurkan Pemkot Bengkulu kepada seluruh masyarakat yang ada di Kota Bengkulu, tampak kagum. Ia sangat mengapresiasi.
“ Sebenarnya disaat seperti ini tidak ada pembatasan-pembatasan sosial. Semuanya sama (terdampak). Pembatasan sosial sekarang menjadi solidaritas sosial. Pemerintah kan hanya ingin pastikan tidak ada warganya yang kelaparan,” tutur Ridwan Kamil.
Situasi saat ini, kata Ridwan Kamil diibaratkan perang. Di mana saat perang seluruh masyarakat wajib bela negara.
“ Bela negara bisa dengan apa saja. Kalau punya ilmu gunakan ilmunya, kalau punya tenaga gunakan tenaga. Sebagian masyarakat juga bisa ikut perang melawan Covid-19 itu dengan cara berdiam di rumah,” imbuh Kang Emil.
Ridwan Kamil juga menyampaikan tentang apa yang dilakukan Pemprov Jabar dalam mengantisipasi Covid-19. Kuncinya ada tiga, kata dia yakni mengurangi kerumunan, melarang mudik dan perbanyak pengetesan kesehatan terhadap masyarakat.
“ Semakin banyak berkerumun virus itu akan semakin leluasa berpindah dan melompat lompat. Modal kita itu hanya ketataan dan kedisiplinan untuk menjauhi kerumunan. Ketika mudik dilarang, dan dikombinasikan dengan mengurangi berkerumun serta perbanyak tes kesehatan Insya Allah akan menyelamatkan kita dari serangan virus,” kata Kang Emil.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang