Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Detik-detik Anggota DPRD Gulingkan Meja Saat Rapat Covid-19

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Senin, 4 Mei 2020 12:19
Detik-detik Anggota DPRD Gulingkan Meja Saat Rapat Covid-19
Anggota DPRD tersebut mengamuk lantaran rapat tidak melibatkan Bupati.

Dream - Salah seorang anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) mengamuk di dalam rapat bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Maluku Tengah. Anggota DPRD itu terekam kamera melempar benda ke arah kamera juga menggulingkan meja.

Peristiwa itu pun viral di media sosial dan disebarkan secara luas melalui Facebook dan WhatsApp. Video berdurasi 3 menit itu menampilkan sikap anggota DPRD yang diketahui bernama Sukri Wailissa sedang marah dan menggulingkan beberapa meja dalam rapat.

Rapat itu dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Maluku Tengah, Kace Haurisa dan dihadiri oleh Sekda Malteng serta sejumlah pimpinan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) terkait.

Sukri dalam video yang diunggah akun Instagram @makassar_info itu mengaku kesal, dengan kebijakan yang ditempuh Pemkab Malteng dalam menangani berbagai masalah dan Covid-19 di daerah ini.

" Dalam kondisi ini eksekutif dong seng (mereka tidak) ikhlas lihat daerah ini. Saudara Bupati tidak ikhlas dalam melihat masalah ini. Kalau saudara Bupati ikhlas pasti tidak mungkin langkah yang dilakukan seperti ini. Hari ini kita sudah melakukan pertemuan seperti ini sebanyak tiga kali. Tapi apa hasil dari pertemuan-pertemuan itu? Buang-buang energi," teriak Sukri dengan nada tinggi dalam rapat tersebut.

 

1 dari 5 halaman

Lempar Barang, Gulingkan Meja

Lantaran tidak bisa mengendalikan emosi, suasana rapat yang dipimpin Kace Haurisa mendadak menjadi ricuh. Sukri kemudian berdiri dan menjatuhkan sejumlah dokumen serta membanting dua buah meja di depannya.

" Katong (kita) datang ke sini katong tahu regulasi, katong panggil gugus ke sini bukan untuk katong bicara main-main, tapi bagaimana katong mencari solusi dan menjawab apa yang menjadi harapan bagi masyarakat pimpinan," tuturnya.

Sukri juga mengeluhkan banyaknya masyarakat yang meminta sentuhan dari pemerintah dan meminta pimpinan DPRD Maluku Tengah, agar bisa menghadirkan Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua dalam rapat-rapat pembahasan Covid-19.

" Lembaga ini tidak dihiraukan sama sekali pimpinan. Tiga kali katong lakukan pertemuan tapi hasilnya apa? Katong juga capek pimpinan. Tiap saat katong dihubungi oleh masyarakat. Hanphone terus bunyi ditelepon dan di-SMS, jadi tolong pimpinan buka mata dan buka hati," gelegar Sukri penuh amarah.

Sukri mengaku sikap yang dilakukan dia dalam rapat itu karena kesal. Ia juga meminta agar rapat seperti itu tidak lagi digelar jika tidak membuahkan hasil.

2 dari 5 halaman

Berikut videonya yang viral:

      Lihat postingan ini di Instagram

Viral, Anggota DPRD Maluku Tengah Ngamuk di Rapat Pembahasan Covid-19, Gara-gara Rapat Berulang-Ulang Tapi Tidak Ada hasil. ?????????? . Seorang anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) mengamuk di dalam rapat bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Maluku Tengah. Rapat dengan pembahasan penanganan wabah Covid-19 di kabupaten tersebut, menjadi ricuh karena disertai aksi melempar sejumlah dokumen dan membalik meja. . Peristiwa ini menjadi viral di media sosial dan disebarkan secara luas di media facebook dan group-group WhatsApp. Video berdurasi 3 menit, 36 detik yang juga diterima redaksi beritabeta.com itu, menjadi bahan gunjingan sejumlah netizen, karena menampilkan sikap anggota DPRD Malteng yang marah dan merobohkan beberapa meja dalam rapat yang digelar, Kamis 30 April 2020 itu. . Dari hasil penelusuaran beritabeta.com, Minggu malam (3/05/2020) terungkap oknum anggota DPRD Malteng tersebut adalah Sukri Wailissa. Rapat tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Malteng Kace Haurisa  dan dihadiri oleh Sekda Malteng serta sejumlah pimpinan OPD terkait. . Sukri dalam video tersebut mengaku kesal dengan kebijakan yang ditempuh Pemkab Malteng dalam menangani berbagai masalah yang terjadi di tengah masyarakat  pasca mewabahnya Covid-19 di daerah ini. . “ Dalam kondisi ini eksekutif dong seng (mereka tidak) ikhlas lihat daerah ini. Saudara Bupati tidak ikhlas dalam melihat masalah ini. Kalau saudara Bupati ikhlas pasti tidak mungkin langkah yang dilakukan seperti ini. Hari ini kita sudah melakukan pertemuan seperti ini sebanyak tiga kali. Tapi apa hasil dari pertemuan-pertemuan itu? Buang-buang energi, “ teriak Sukri dengan nada tinggi dalam rapat tersebut. . Artikel : Beritabeta.com

Sebuah kiriman dibagikan oleh OFFICIAL MAKASSAR INFO (@makassar_iinfo) pada

3 dari 5 halaman

Viral Warga Lombok Demo Masjid Agar Tetap Ada Tarawih

Dream – Belum lama ini, viral di media sosial warga di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berdemo di depan masjid. Mereka menuntut masjid tetap dibuka untuk tarawih dan solat Jumat selama Ramadhan kali ini.

Padahal, saat ini, sedang terjadi pandemi corona.

Dikutip dari akun Instagram @instalombok_, Jumat 1 Mei 2020, kejadian tersebut berlangsung di Bengkel, Labuapi, Lombok Barat.

“ Min ini di Bengkel, Labuapi, Lobar baru saja terjadi demo krna di Masjid tadi diumumin Jumatan, Terawih dirumah krna positif korona makin bertambah,” tulis @instalombok_.

Beberapa menit kemudian, warga tetap berbondong-bondong ke masjid dan berdemo agar tarawih dan solat Jumat tetap diadakan. Dalam video tersebut, warga menyerukan agar masjid tetap dibuka. “ Buka, Buka,” seru mereka.

 

Warga di Lombok berdemo agar masjid tetap menggelar solat tarawih dan solat Jumat.

4 dari 5 halaman

Warganet Malah Malu Lihat Sikap Mereka

Aksi warga Bengkel ini membuat warganet malu. Mereka menyayangkan sikap para warga yang mendesak masjid tetap mengadakan solat Jumat dan tarawih.

“ Mereka yang demo, kok, saya yang malu, ya :)) miris banget,” tulis @hatiiimmmmm.

“ Sok paling alim melebihi ulama. Maaf, yang demo tiap hari pergi ke masjid untuk tarawih?” tulis @hendri_yadhi.

“ Yakkk.. Mari kita tunggu bertambahnya PDP daerah sana dan sekitarnya. Jangan harap mau cepat selesai kalau gitu caranya,” tulis @albiva88. 

Beri Komentar