Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Merdeka.com
Dream - Kecelakaan kembali terjadi di ruas Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam), Kalimantan Timur. Kali ini merupakan kecelakaan tunggal sebuah mobil minibus hitam yang hilang kendali.
Mobil dengan pelat nomor KT 1539 KP itu menabrak pembatas jalan hingga menembus sisi kiri bodi mobil.
Menurut Merdeka.com, kecelakaan terjadi tepat di kilometer 81+900 dari arah pintu tol Samboja menuju Palaran.
Mobil itu melaju dari arah Balikpapan menuju Samarinda dengan kecepatan tinggi. Di atas 80 kilometer/jam.
Manager Area Jasa Marga Tollroad Operation (JMTO) Ronny Hendrawan, mengatakan, penyebab mobil hilang kendali karena sopir mengantuk.
" Kendaraan dari arah Balikpapan keluar pintu Tol Palaran (di Samarinda). Diduga kurang kendali, konsentrasi, mengantuk, akhirnya tabrak," ungkap Ronny.

Akibat hilang kendali, mobil oleng dan menghantam pembatas jalan tol hingga tertembus ke belakang mobil.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, mobil Avanza tersebut berisi 8 orang.

Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, 6 orang terluka dan kini tengah dirawat di RSUD IA Moeis Samarinda.

" Sudah ditangani petugas. Korban 8 orang, dua di antaranya sadarkan diri. Tidak ada korban jiwa," ujar Ronny.
Pasca kejadian tersebut, mobil terlihat ringsek. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp90 juta.
Sementara itu, pengemudi mobil dikonfirmasi adalah warga Giri Mukti, Kabupaten Penajam Paser Utara, berusia 41 tahun dengan nama Puji Syukur.
Dream - Kecelakaan mengerikan dialami sebuah truk kontainer saat masuk ke areal Rest Area Km 97 ruas tol Cipulang, Jawa Barat. Kejadian yang berlangsung pada Jumat, 16 Januari 2020 sekitar pukul 16.15 WIB itu menyebabkan tujuh mobil menjadi korban.
Video kecelakaan truk kontainer di rest aream Km 97 tersebut kini viral di media sosial.
Humas PT Jasa Marga Tbk, Irra Susiyanti membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut kepad jurnalis Liputan6.com, Sabtu, 18 Januari 2020.
Akibat kerusakan rem (rem blong)," ujar Irra saat dihubungi Liputan6.com, Sabtu (18/1/2020).
Truk dengan nomor polisi B 9766 UO yang diketahui dikendarai oleh Ahmad Humaidi (21) hilang kendali, kemudian terguling saat menikung di jalur rest area tersebut. Dengan laju yang tak bisa lagi dikendalikan, kontainer truk tersebut terguling dan menyeret badan kendaraan ke bibir jalan.
Malangnya, di sisi jalan dari rest area tersebut terparkir sejumlah mobil. Akibatnya, kontainer dari truk yang terguling tersebut menabrak tujuh kendaraan.
Kendaraan yang rusak yaitu, mobil Toyota Rush dengan nomor polisi D 1417 SGN, Avanza nopol D 1736 AFR, Innova Venturer nopol F 1427 RI, Volvo nopol B 8633 BD, Innova nopol B 2810 SOH, dan Avanza nopol D 350 VY.
Akibat kejadian ini, satu orang mengalami luka berat. Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Thamrin, Purwakarta.
Pada pagi ini Sabtu (18/1/2020), Jasa Marga mengevakuasi badan truk kontainer dengan memanfaatkan dua crane dengan kapasitas muatan 45 ton. Tidak hanya itu, pengamanan lalu lintas di sekitar lokasi kejadian juga dilakukan.
Di sisi lain, akibat kejadian tersebut Jasa Marga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dalam berkendara.
" Mohon maaf atas ketidak nyamanan pengguna jalan akibat hal ini dan mengimbau pengguna jalan agar tetap berhati-hati," tutup Irra.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya