CONNECT WITH US!

Presiden Singapura Tolak Tinggal di Istana, Pilih Rusun

Reporter : Ahmad Baiquni | Rabu, 13 September 2017 18:02
(Foto: Channel News Asia)
Halimah Yacob mengatakan lebih merasa nyaman tinggal di tempat yang telah ditempatinya selama 30 tahun.

Dream - Presiden baru Singapura, Halimah Yacob, tidak akan pindah ke Istana Kepresidenan. Dia memilih untuk tetap tinggal di rumah susun di Yishun, yang selama ini ditinggali Halimah dan keluarganya.

" Saya tetap tinggal di Yishun," ujar Halimah, dikutip dari Straits Times, Rabu, 13 September 2017.

" Itu adalah tempat yang menyenangkan, nyaman, dan saya sudah tinggal di sana selama bertahun-tahun."  

Suaminya, Mohamed Abdullah Alhabshee, mengatakan keluarganya tidak perlu pindah. Dia menyebut rumah mereka 'sebesar penthouse'.

 Rusun yang ditinggali Halimah Yacob

Rusun yang ditempati Halimah cukup besar. Terdiri dari empat ruangan dan lima kamar tidur. Di rusun itu Halimah sudah tinggal selama lebih dari 30 tahun.

Halimah dan Abdullah dikaruniai dua orang putra dan tiga putri. Usia mereka antara 26 hingga 35 tahun.

Sementara terkait dengan pengaturan keamanan, Halimat mengatakan, " Saya menyerahkan sepenuhnya kepada Departemen Keamanan."

 Rusun yang ditinggali Halimah Yacob

Sebagai Juru Bicara Parlemen sebelum mengikuti Pemilihan Presiden sebagai wakil etnis Melayu, dia sudah mendapat fasilitas keamanan.

Halimah juga mengatakan tinggal di rusun cukup membantunya dalam menjaga kesehatan. Karena dia harus naik turun rusunnya yang terletak di lantai enam menggunakan tangga, bukan lift.

" Status kesehatan saya sangat baik. Tiap pagi saya berolahraga selama 45 menit," ucap Halimah. (ism) 

Resep Fettucine Carbonara Untuk Bekal Anak