Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tejaram Sankhla (kiri) Dan Ram Chandra (kanan, Pakai Kaos Biru). (Foto: India Times)
Dream – Seorang ayah bisa saja duduk manis di rumah ketika anaknya sukses dalam karier. Dia bisa “ memanen” hasil didikan kepada anaknya yang telah diberikan selama bertahun-tahun.
Tapi, kejadian ini tidak berlaku bagi seorang ayah bernama Tejaram Sankhla.
Dia memilih untuk bekerja sebagai seorang buruh saat anaknya bekerja di salah satu raksasa teknologi, Google.
Dilansir dari India Times, Senin 26 Desember 2016, sang ayah itu bernama Tejaram Sankhla. Tejaram lebih memilih untuk bekerja sebagai kuli angkut meskipun sang anak, Ram Chandra, menjadi seorang software engineer di Google, Amerika Serikat.
Padahal, upah yang diterima pria yang tinggal di Rajashtan, India, ini hanya sebesar 100-400 rupee (Rp19 ribu-Rp79 ribu) per hari.
© Dream
Ram memang pernah membujuk sang ayah supaya berhenti bekerja dan santai di rumah. Tapi, bujukan anak lelakinya tidak berhasil meluluhkan hati Tejaram.
Sekadar informasi, Ram mempelajari bahasa Inggris dari alih bahasa Inggris film. Setelah mendapatkan skor 70 persen di kelas 12, ayahnya mengambil pinjaman untuk menyekolahkan Ram di IIT-JEE coaching class di Kota, India.
Saat Ram menjejakkan kaki di Google, ayahnya masih memiliki utang 350 ribu rupee atau Rp69,38 juta kepada banyak orang. Setelah bekerja di Google, anaknya membayar semua utang Tejaram, memperbaiki rumahnya, dan membeli lahan pertanian di kampung halamannya.
Tapi, ada satu yang tetap tidak bisa dilakukan Ram: meminta ayahnya untuk berhenti bekerja!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya