Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Sumber: India Times
Dream - Banyak orang menghindari lebah karena takut disengat. Jika sudah disengat, maka tubuh akan bengkak dan merasa sakit.
Petani madu yang saban hari bergulat dengan lebah pun biasanya memakai pelindung agar tidak disengat.
Namun tidak dengan pria asal Mesir berikut ini. Dia malah sengaja menempelkan lebah ke wajahnya. Ia membuat lebah bertumpuk di bagian dagunya hingga membentuk ‘jenggot lebah’.

Bertelanjang dada, pria bernama Mohamed Hagras itu berdiri saat puluhan lebah madu berkumpul di sekitar wajahnya. Dia bahkan tidak mengenakan pelindung khusus saat melakukan aksinya itu.
Pria berusia 31 tahun ini telah melakukan aksi membuat ‘jenggot lebah’ selama bertahun-tahun.
Seorang insinyur yang telah beralih menjadi peternak lebah ini mengaku terinspirasi dengan ‘Bikini of Bees’ model Kanada di acara peternakan lebah.

Dia melakukan aksi nekat itu bukan tanpa tujuan. Dia ingin memberi edukasi kepada orang Mesir mengenai manfaat lebah.
" Tujuannya adalah untuk menunjukkan bahwa lebah tidak agresif," katanya, dikutip dari India Times.
Pria yang punya peternakan lebah di Shibin El Kom, ibu kota provinsi Menoufia, Delta Nil, itu mengungkapkan, agar lebah hinggap di wajahnya adalah dengan mengekstraksi hormon dari ratu lebah yang telah mati dan menggunakannya untuk menarik lebah dari sarang yang sama.
Selain untuk membuat jenggot lebah, Hagras menggunakan teknik ini saat ingin membentuk sarang lebah yang baru.
Sementara itu, ia menggunakan ‘jenggot lebah’ di berbagai kontes dan pameran yang akan memecahkan rekor dunia.
Saat ini pemegang rekor tersebut adalah peternak lebah dari China yang pada tahun 2015 menutupi seluruh tubuhnya dengan lebih dari satu juta lebah. Beratnya hampir mencapai 110 kilogram.
Hagras mengatakan, selain madu dan serbuk sari, lebah juga obat. Hal ini juga terbukti saat banyak orang yang datang ke peternakannya untuk disengat sebagai ikhtiar menyembuhkan penyakitnya.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

