Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Boredpanda.com
Dream - Apakah kamu termasuk salah satu orang yang suka menulis diary atau buku harian? Mungkin untuk para generasi millenial kegiatan seperti menulis diary sudah tak lagi dilakukan.
Namun, dahulu buku diary sangat dekat dengan kehidupan para muda mudi. Isinya campur aduk. Dari mulai kejadian sehari-hari, keculasan teman, sampai cewek cantik yang menjadi incaran.
Bila kamu salah satunya yang suka menulis diary, membacanya kembali mungkin akan terasa sangat lucu bahkan norak.
Nah, Berbicara tentang buku harian, seorang pria pengguna Imgur pemilik akun mynameisbetterthanyours420x69, tak sengaja menemukan buku harian kakeknya yang ditulis saat Perang Dunia II.
Sayangnya, buku harian itu tertulis dalam huruf Stenografi yang tak bisa ia baca. Dilansir wikipedia, stenografi merupakan cara menulis ringkas dan cepat. Biasa digunakan untuk menyalin pembicaraan. Banyak sistem stenografi yang digunakan di dunia.
Dirinya yang kepo kemudian meminta bantuan warganet untuk membaca diary tersebut.
Tak disangka, dengan cepat seorang pengguna reddit yang juga ahli huruf Stenografi membantu pria itu untuk menterjemahkan diary kakeknya.

Isi dari diary ini pun viral dan menjadi perbincangan di dunia maya. Berikut sedikit isi diary-nya seperti yang dikutip dari boredpanda.com:
" 4/9/41: Rabu
Pukul 5:30 pagi pergi naik mobil menuju ke gudang senjata. Tiba jam 8:00, saya melucuti semua pakaian kecuali sepatu dan mantel, berjalan melewati setidaknya 20 ruangan kamar untuk berbagai ujian.
Selesai ujian pukul 10:00 pagi. Saya diarahkan ke dokter untuk pemeriksaan mata, telinga, hidung dan tenggorokan. Beberapa seharusnya ditolak karena berbagai penyakit, namun dokter bertanya apakah ingin jadi tentara? Jika mereka menjawab ya, maka dokter akan meluluskannya."
" 4/10/41: Kamis
Ada sekitar 620 pria, nomor saya adalah 27. Kami lulus, berangkat ke Camp Grant pada pukul 8:30 pagi menggunakan kereta. Kami memiliki seluruh kereta untuk kita sendiri, banyak ruangan tersisa.
Sampai di Camp Grant pukul 11:00 Malam. Saya ditugaskan ke barak B-204 dipan 22 untuk beristirahat.
4/11/41: Jumat
Saya bangun jam 6:00 pagi. Menjalani tes untuk peringkat di pasukan. Mendapat suntikan vaksinasi. Malam hari adalah waktu yang indah, kami semua diijinkan pergi higga jam 11:00 malam. Sebagian besar pergi ke kota untuk merayakan, tetapi saya hanya tinggal di kamar untuk menulis surat."
Wah jadi semakin kepo kan bagaimana kehidupan kala Perang Dunia dulu. Untuk lebih lengkapnya, kamu bisa membacanya disini. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya