Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
© MEN
Dream - Aksi persekusi pria paruh baya ke beberapa orang pekerja perantau viral di media sosial. Setelah video tersebut viral, pria yang belakangan diketahui bernama, Mulyadi itu meminta maaf.
Video permintaan maaf itu diunggah di akun Instagram @infia_fact.
" Saya Mulyadi alias Agut pada 2 Juli 2019 jam 16.00 wib, mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga negara republik Indonesia," kata dia.

Video permintaan maaf pelaku persekusi di Bogor (Foto: Instagram @infia_fact)
Dalam video tersebut, Agut diapit dua polisi dan seorang anggota TNI. Dia menjelaskan, aksi persekusi yang dia lakukan tersebut terjadi tanggal 24 juni 2019.
" Video yang sudah terlanjur viral di media sosial untuk itu sekali lagi, saya tidak ada maksud untuk membuat suasana Republik Indonesia tidak kondusif," ucap dia.
Dream - Sejumlah pekerja berseragam biru terekam kamera mendapat makian dari seorang pria berbaju oranye.
Peristiwa yang diunggah akun Twitter @juntakmardaupg1 itu ramai menjadi pembicaraan karena ujaran rasis yang dilontarkan pria berbaju oranye.
" Kamu enak-enak ya cuman berak aja. Pribumi mau dilewatin. Kamu mau hadap-hadapan sama pribumi," ujar pria berbaju oranye.
Menurut si pengunggah, peristiwa itu terjadi di Cicada, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, 29 Juli 2019. Dalam video berdurasi 2 menit 20 detik itu para karyawan itu tampak dibariskan dan mendapat intimidasi.
Kbar kmaren sob...nih lebih lengkap pic.twitter.com/OZUO5RgiLl
— @juntakmardaup# (@Juntakmardaupg1)June 30, 2019
Meski demikian, tak jelas alasan si pria berbaju oranye itu melakukan intimidasi. Si pria berbaju oranye juga menanyakan kapan para karyawan itu mulai bekerja dan siapa yang menggajinya.
" Siapa yang keluarin duit itu? Apa mau gua habisin sekarang? Ikut gua semua," ujar dia.
Para pekerja berkemeja biru itu mengatakan berasal dari sejumlah daerah di luar Kabupaten Bogor.
Kasubag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita Lena mengatakan, belum mendapat laporan mengenai aksi intimidasi tersebut.
" Belum ada laporan," kata Ita, Rabu, 3 Juli 2019.
Dream - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta semua pihak menahan diri terkait kasus SM, wanita yang membawa anjing ke dalam Masjid Al-Munawaroh, Bogor. Tak ada yang boleh main hakim sendiri.
" Kita tidak boleh ambil tindakan, katakanlah, membalas di gereja atas tindakan seseorang. Itu juga tidak disetujui pimpinan agama yang bersangkutan," ucap Jusuf Kalla di kantornya, Jakarta, Selasa 2 Juli 2019.
Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) itu mengimbau masyarakat mempercayakan pengusutan kasus tersebut kepada polisi. Sehingga kasus ini tidak melebar.
" Jadi supaya tidak melebar, polisi harus ambil tanggung jawab karena itu juga merupakan suatu penodaan keagamaan terhadap masjid yang tidak seharusnya memasukkan anjing ke masjid," ujar pria yang karib dengan panggilan JK itu.
Menurut JK, tindakan SM yang masuk ke masjid dengan memakaia sepatu dan membawa anjig memang melanggar. Sehingga harus diusut sesuai dengan aturan yang berlaku.
" Pelanggaran betul itu. Maka pelanggaran itu harus dilakukan secara hukum," kata JK.
SM saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Bogor. Atas perbuatannya, SM dijerat pasal penodaan agama. Terkait dugaan SM mengidap gangguan jiwa, polisi nantinya menyerahkan sepenuhnya kepada majelis hakim.
Dream - Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta masyarakat berhenti menyebarkan video SM, perempuan yang masuk ke Masjid Al Munawaroh, Sentul, Bogor, Jawa Barat, dengan membawa anjing.
" Karena sudah beredar di medsos itu tidak perlu disebarluaskan lagi," ujar Wakil Ketua Umum MUI, Yunahar Ilyas di kantornya, Jakarta, Selasa 2 Juli 2019.
Yunahar meminta masyarakat berhenti mengomentari kasus ini dengan kalimat provokatif. Sehingga, tidak menimbulkan konflik antar agama.
" Karena kebetulan saja perempuan itu mengaku Katolik, ini kan bisa mengganggu hubungan antara Islam dan Katolik," ucap dia.
Yunahar mengatakan, apabila seorang Katolik tulen tentu akan memahami bagaimana cara berhubungan dengan agama lain. Khususnya Islam yang pemeluknya paling banyak di Indonesia.
" Padahal kan orang yang benar-benar Katolik yang baik tidak akan melakukan hal itu. Karena tidak masuk akal dilakukan di negara mayoritas muslim oleh agama minoritas, itu rasanya nggak masuk akal," ucap dia.
Untuk itu, Yunahar meyakini tindakan SM masuk ke dalam dengan membawa anjing itu karena memiliki masalah kejiwaan.
" Yang jelas MUI tidak yakin itu dilakukan oleh orang yang waras dan sadar," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya