Pangkas Tengkulak, Baznas Beli Hewan Kurban Peternak dengan Harga Tinggi

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Kamis, 4 Juli 2019 06:01
Pangkas Tengkulak, Baznas Beli Hewan Kurban Peternak dengan Harga Tinggi
Baznas membeli kambing langsung dari peternak dengan harga tinggi.

Dream - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memangkas rantai pengadaan hewan kurban dengan membeli langsung pada para peternak. Cara ini dianggap lebih menguntungkan peternak karena Baznas menetapkan harga beli tinggi. 

Kepala Divisi Pendayagunaan Baznas, Randi Suwandaru, mengatakan setiap ekor kambing kurban milik peternak dibeli di kisaran harga Rp2,5 juta per ekor. Baznas berusaha tidak mengandalkan jasa para tengkulak sama sekali.

" Memang harga kita tinggi, dan harus diketahui, kampanye kita itu berdayakan desa, makanya harga tinggi," ujar Randi di kantor Baznas, Jakarta, Rabu, 3 Juli 2019.

Harga tinggi dipakai agar para peternak mau menjual kambingnya langsung ke Baznas. Cara tersebut diterapkan untuk memangkas jalur distribusi yang panjang jika harus melalui tengkulak.

" Tentu ini akan memotong tengkulak. Biasanya peternak cuma dapat untung sedikit," kata dia.

Nantinya, hewan kurban Baznas akan didistribusikan di 50 titik yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Baznas berharap berkah Idul Adha juga bisa dirasakan oleh 240 ribu penduduk desa.

1 dari 5 halaman

Naik Rp5 Juta, Ini Nilai Zakat Mal Presiden Joko Widodo ke Baznas

Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan menteri Kabinet Kerja serta Eselon I membayar zakat penghasilan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Berdasarkan laporan , Jokowi menyerahkan pembayaran zakat mal sebesar Rp55 juta, menggunakan uang tunai. Jumlah zakat mal yang dibayar tahun ini lebih banyak Rp5 juta ketimbang Ramadan 2018.

Dalam sambutannya sebelum acara penyerahan, Jokowi mengatakan bahwa zakat sangat penting untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi, mengentaskan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mendorong Indonesia menjadi pusat ekonomi syariah dunia.

Jokowi dalam kesempatan itu mengajak para pemberi zakat untuk berzakat di Baznas. Dia menyinggung kesiapan pemotongan gaji ASN untuk keperluan zakat.

" Kalau dianggap sudah perlu ya sudah dorong ke meja saya. Tergantung Pak Menteri Agama," kata Jokowi, Kamis, 16 Mei 2019.

 

2 dari 5 halaman

Baznas Klaim Mampu Tingkatkan Ekonomi Warga

Ketua Baznas, Bambang Sudibyo mengatakan saat ini program pengentasan kemiskinan terus digiatkan oleh lembaganya.

Dia mengatakan, hasil penelitian Pusat Kajian Strategis Baznas (Puskas), program-program Baznas berhasil secara signifikan memperbaiki kesejahteraan ekonomi, kesejahteraan spiritual, tingkat pendidikan, kesehatan dan kemandirian ekonomi mustahik.

" Merujuk garis kemiskinan versi Badan Pusat Statistik (BPS) 2018, Baznas mampu meningkatkan pendapatan sebanyak 28 persen mustahik yang telah dibantu melalui program-program pemberdayaan," kata Bambang.

Efek tersebut akan semakin besar seandainya zakat yang terkumpul juga makin besar.

Untuk meningkatkan penghimpunan zakat, Baznas berharap Presiden segera mengesahkan Peraturan Presiden mengenai zakat Aparatur Sipil Negara (ASN). 

" Dari informasi yang kami peroleh, Bapak Menteri Agama telah menulis surat kepada Bapak Presiden tentang permohonan inisiatif penyusunan Peraturan Presiden tentang Zakat Aparatur Negara," ucap dia.(Sah)

 

3 dari 5 halaman

Soal Zakat Gaji PNS, Baznas Diminta Audiensi dengan Jokowi

Dream - Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggelar audiensi dengan Presiden Joko Widodo. Upaya itu untuk pengesahan Peraturan Presiden (Perpres) tentang zakat melalui aparatur sipil negara (ASN).

" Segera lakukan audiensi ke Presiden jika sudah matang seluruh komponennya," ujar Lukman, dalam keterangan resminya, Kamis, 9 Mei 2019.

Wakil Ketua Baznas, Zainulbahar Noor, mengatakan, Baznas berharap presiden dapat segera mengesahkan Perpres Zakat melalui ASN. " Meski tidak ditentukan besaran nominal zakat, tetapi dalam aturan itu akan diwajibkan zakat bagi para ASN," kata Zainulbahar.

Zainulbahar mengatakan, Baznas juga dapat meminta ASN untuk menyisihkan uang gaji untu berzakat. Sebab, dalam Keppres disebutkan pengambilan zakat secara sukarela dicetuskan dari Kementerian Keuangan.

Zainulbahar mengatakan, penghimpunan zakat Indonesia masih dari target. Penghimpunan zakat masih di bawah Rp10 triliun.

Padahal, potensi dana zakat di Indonesia mencapai Rp200 triliun. Dengan terbitnya Perpres ini, diharapkan penghimpunan zakat dapat mengalami kenaikan.

4 dari 5 halaman

Lenggok Busana Karya Mustahik Baznas di Fashion Show Dalam Kereta

Dream - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) punya cara unik mensosialisikan program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan lembaganya. Di atas sebuah gerbong kereta, Baznas menggelar fashion show dari berbagai busana yang dibuat para mustahik penerima manfaat Baznas.

Para desainer binaan langsung Rumah Batik dan Tenun Indonesia itu menampilkan karya di dalam Kereta Bandara Soekarno-Hatta ini. Mereka berasal dari dari Tuban, Jawa Timur dan Ende, Nusa Tenggara Barat.

Ketua Baznas, Bambang Sudibyo mengatakan, produk ini perlu mendapat apresiasi karena para desainernya merupakan para mustahik.

" Awalnya mereka ini adalah buruh dan ibu rumah tangga yang belum bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari, karena kurangnya pengetahuan dan modal," ujar Bambang di Stasiun Sudirman Baru BNI City, Jakarta, Kamis 2 April 2019.

 ilman

Bambang menuturkan, kegiatan fashion show on train ini bertujuan untuk lebih memperkenalkan produk yang dihasilkan oleh masyarakat penerima manfaat zakat.

" Acara fashion show untuk menampilkan karya mustahik ini sebagai cara meningkatkan produksi kain dan mengenalkan kepada masyarakat lebih luas," ucap dia.

Meski terbilang tak biasa, para model tetap piawai berlenggak-lenggok di atas kereta yang sedang melaju. Mereka terlihat berjalan dari rangkaian kereta satu ke yang lain dengan pose andalannya masing-masing. 

 ilman

Lebih lanjut, kata dia, Kain Batik Tuban, dan Tenun Ende juga beberapa kali dipamerkan dalam berbagai acara, seperti Eco Fashion Week 2018, Puteri Kartini 2019, dan acara Fashion Show di mal-mal di daerah perkotaan.(Sah)

5 dari 5 halaman

Capaian Baznas dalam Distribusi dan Daya Guna Zakat 2018

Dream - Badan Amil Zakat Nasional mencatatkan sejumlah capaian sepanjang 2018. Capaian itu diketahui berdasarkan hasil penelitian Pusat Kajian Strategis (Puskas) Baznas tentang Efektivitas Program Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat Baznas Pusat 2018.

" Telah menunjukkan hasil-hasil yang amat menggembirakan," ujar Ketua Baznas, Bambang Sudibyo, dalam konferensi pers Rakornas Zakat 2019 di Hotel Sunan, Surakarta, Jawa Tengah, Senin 4 Maret 2019.

Bambang mengatakan, penelitian tersebut menunjukkan program distribusi dan pendayagunaan zakat Baznas pada 2018 menorehkan beberapa hasil positif. Hasil pertama yaitu meningkatkan penghasilan mustahik (penerima zakat) rata-rata sebesar 97.88 persen.

Kemudian, perbaikan ekonomi mustahik terjadi cukup signifikan. Tidak hanya dalam bidang ekonomi, perbaikan juga terjadi di bidang spiritual, pendidikan, serta kesehatan dari mustahik.

Capaian ke tiga, kata Bambang, 28 persen mustahik telah dientaskan dari garis kemiskinan. Ini berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS).

Capaian selanjutnya yaitu memangkas sekitar 3,68 tahun dari waktu yang dibutuhkan mustahik terbebas dari garis kemiskinan menurut versi BPS. Artinya, jika tanpa zakat, waktu yang diperlukan untuk mengentaskan mustahik dari kemiskinan lebih lambat 3,68 tahun.

Capaian ke lima, mendorong peningkatan penghasilan 36 persen mustahik hingga melampaui garis Kebutuhan Pokok Minimal (Had Kifayah).

Sedangkan capaian ke enam yaitu meningkatnya penghasilan 26 persen mustahik melampaui batas nishab zakat emas dan 23 persen mustahik di atas nisab zakat beras. Sehingga, para mustahik tersebut berubah status menjadi muzakki (wajib zakat).

" Multi efek dari pendistribusian dan pendayagunaan zakat sangat besar," kata Bambang.

Menurut Bambang, efek dari zakat akan semakin besar. Hal ini sebanding dengan besarnya jumlah zakat yang didistribusikan dan didayagunakan.

" Karena itu, menjadi sangat penting untuk memperbesar jumlah zakat yang dikumpulkan," kata Bambang.

Laporan: Tri Yuniwati Lestari

Beri Komentar
Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik