Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Profesor Ramal Gempa Turki Prediksi Indonesia Bakal Gempa Besar Awal Maret (Youtube SSGEOS)
Dream - Frank Hoogerbeets, profesor asal Belanda yang meramal gempa Turki kembali membuat kehebohan dengan prediksi terbarunya.
Frank memperkirakan wilayah Indonesia, khususnya Pulau Sulawesi, Halmahera, dan Laut Banda, akan mengalami gempa besar pada awal Maret 2023.
Dalam videonya di channel YouTube SSGEOS, Frank menyebut minggu pertama bulan Maret 2023 akan menjadi titik yang sangat kritis.
Ia memprediksi akan ada aktivitas seismik yang besar karena konvergensi geometri planet.
" Konvergensi geometri planet kritis sekitar 2 dan 5 Maret dapat mengakibatkan aktivitas seismik besar hingga sangat besar. Bahkan mungkin gempa dorong besar sekitar 3-4 Maret dan atau 6-7 Maret," katanya.
Menurutnya, kekuatan gempa yang diduga akan datang bisa lebih dari 8 skala richter. Wilayah cakupannya pun membentang di Timur Benua Asia hingga Indonesia.
" Daerah yang terkena dampak dapat membentang ribuan kilometer, dari Semenanjung Kamchatka dan Kepulauan Kuril di Timur Jauh Rusia, sampai ke Filipina. Sulawesi, Halmahera, mungkin Laut Banda, Indonesia," ujar Frank yang bekerja di Survei Geometrik Tata Surya (SSGEOS) itu.
" Saya tidak melebih-lebihkan. Saya tidak berusaha menciptakan ketakutan. Ini adalah peringatan," sambungnya.
Karenanya ia meminta semua pihak memiliki perencanaan. Ia mengatakan perencanaan yang matang bisa menyelamatkan banyak nyawa.
" Ketika tanah bergetar, kamu harus tahu apa yang dilakukan. Kalian harus keluar segera dari rumah dan bangunan. Itu akan menyelamatkan nyawa," ujarnya
Sebelumnya, Frank menjadi viral setelah pada 3 Februari lalu memprediksi gempa Turki dan Suriah, yang pada kenyataannya terjadi pada 6 Februari.
Saat itu, ia mengatakan " cepat atau lambat gempa berkekuatan 7,5 akan terjadi di wilayah ini (Turki Tengah Selatan, Yordania, Suriah, Lebanon)" .
Tiga hari kemudian, gempa berkekuatan M 7,8 melanda Turki dan Suriah. Bencana tersebut menyebabkan kematian lebih dari 50.000 orang, dan gempa susulan yang kuat berlanjut di wilayah tersebut hingga hari ini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya