Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan
Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah
9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes
Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan
3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Sakti Wahyu Trenggono (Foto: Merdeka.com)
Dream - Presiden RI Joko Widodo telah menunjuk sosok Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. Wahyu menggantikan menteri sebelumnya Edhy Prabowo yang terjerat kasus korupsi.
Trenggono merupakan politikus dan pengusaha di bidang telekomunikasi. Ia dijuluki sebagai Raja Menara.
Trenggono lulus dari Manajemen Informatika Universitas Bina Nusantara. Kemudian ia menamatkan gelar masternya di Teknik Industri Universitas Indonesia dan Manajemen Bisnis Institut Teknologi Bandung.
Trenggono memulai bisnis perangkat telekomunikasi melalui perusahaan PT Solusindo Kreasi Pratama. Trenggono juga mendirikan bisnis penyewaan menara base transceiver dengan PT Indonesian Tower.
Ia terakhir mendirikan PT Teknologi Riset Global Investama yang bergerak di bidang telekomunikasi, teknologi, properti, media dan e-commerce.
Sakti Wahyu Trenggono bukan orang baru di Kabinet Indonesia Maju sebab pria kelahiran Semarang, 3 November 1962, ini sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan.
Wahyu Trenggono merupakan seorang politikus dan pengusaha asal Indonesia. Dia sempat menjadi Bendahara Partai Amanat Nasional dari 2009 sampai sekitar tahun 2013.
Dia kemudian menjadi bendahara tim pemenangan Joko Widodo sejak Jokowi berkiprah sebagai Wali Kota Surakarta sebelum akhirnya maju ke Jakarta dan tingkat nasional sebagai presiden.
Trenggono kemudian ikut dalam barisan pendukung Jokowi-JK di Pilpres 2014. Kubu lawan bekas partainya. Trenggono menjadi tim ahli timses Jokowi-JK.
Saat Jokowi-JK menang, Trenggono memimpin Satgas Khusus kantor transisi. Ia memimpin bersama putra Megawati Soekarnoputri, Prananda Prabowo. Ia bertugas menentukan titik blusukan Jokowi.
Setelah Pilpres 2014 Trenggono diisukan menjadi Menteri BUMN setelah posisi Rini Soemarno tidak aman karena Pansus Pelindo II.
Namun, Trenggono baru berjodoh dengan kursi menteri di 2019. Trenggono kembali membantu Jokowi pada Pilpres 2019 menjadi bendahara umum Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf.
Setelah kemenangan Jokowi di Pilpres 2019, Trenggono diserahkan tugas memimpin Kementerian Pertahanan bersama Prabowo Subianto. Trenggono menempati kursi Wakil Menteri Pertahanan.
Akhirnya di akhir 2020, Trenggono diangkat oleh Presiden Jokowi sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan.
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan

Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes