Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Protokol 3M Ternyata Masih Banyak Diabaikan Masyarakat
Dream - Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali dan PPKM Mikro menimbulkan dampak positif dalam upaya pencegahan penyebaran wabah Covid-19. Hal itu terlihat dari peta zona kepatuhan terhadap protokol kesehatan mengalami perkembangan membaik.
Laporan per 21 Februari 2021 lalu mencatat peta zonasi memperlihatkan tingkat kepatuhan di atas 60 persen. Dan perkembangan yang sejalan terlihat juga pada perkembangan kasus positif mingguan.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito seperti dikutip dari laman covid19.go.id, melaporkan, daerah yang sudah patuh memakai masker melebihi 75 persen atau sebanyak 284 kabupaten/kota.
Namun, lanjut Wiku, Satgas Covid-19 memberikan catatan kepada 99 kabupaten/kota yang masih melaporkan tingkat kepatuhan di kisaran 61 - 75 persen. Bahkan terdapat 71 kabupaten/kota kurang dari 60 persen.
Untuk aspek kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan, didominasi kabupaten/kota dengan tingkat kepatuhan melebihi 75 persen yaitu sebnyak 275 kabupaten/kota.
Sayangnya masih terdapat 104 kabupaten/kota dengan tingkat kepatuhan 61 - 75 persen. Bahkan 74 daerah masih melaporkan tingkat kepatuhan di bawah 60 persen.
Wiku menambahkan perkembangan peta zonasi kepatuhan protokol kesehatan itu sejalan dengan kasus positif Covid-19 mingguan yang juga terlihat membaik. Pada 3 minggu pertama penerapan PPKM kabupaten/kota Jawa - Bali, terlihat grafiknya yang terus meningkat.
Namun grafik kasus positif menurun pada minggu PPKM mikro, meskipun sedikit meningkat pada minggu ini atau minggu kedua. Hal ini sejalan dengan grafik kepatuhan memakai masker, yang mana grafiknya terlihat menurun sebelum PPKM hingga minggu keempat PPKM. Dan selanjutnya grafiknya terus meningkat hingga saat ini atau minggu kedua PPKM mikro.
Pada grafik kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan, terlihat terus meningkat sejak PPKM hingga minggu kedua PPKM mikro atau terus meningkat selama 4 minggu berturut-turut.
" Hal ini menunjukkan bahwa pada umumnya, ketika terjadi penurunan pada kepatuhan protokol kesehatan, maka penambahan kasus positif cenderung meningkat," lanjut Wiku.
Melihat tren tersebut, Wiku menganjurkan masyarakat agar tetap memperhatikan protokol kesehatan terutama untuk kelompok usia produktif yang imunitasnya kuat dan masih beraktivitas di luar rumah. Meskipun sudah menerapkan protokol kesehatan yang ketat, kelompok ini diharapkan segera berganti pakaian dan membersihkan diri setibanya di rumah .
Kelompok masyarakat ini juga diharapkan menghindari langsung kontak dengan anggota keluarga kelompok usia rentan.(sah)
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya