Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Astronot Buzz Aldrin Aksi Selfie Di Luar Angkasa Pada 1966 (NBC News)
Dream - Kini, tidak hanya astronot Buzz Aldrin yang bisa melakukan selfie -memotret diri sendiri menggunakan kamera-- di luar angkasa. Tapi, ada perusahaan yang mengkomersilkan selfie luar angkasa. Meski ada beberapa kekurangan di sana.
Itulah yang ditawarkan proyek Fossett SB-1. Mereka menggunakan balon udara untuk melakukan selfie. Proyek yang diunggah di Kickstarter.com itu adalah ide sekelompok penggemar sains di Aerospace Systems, yang berencana mengirim balon di ketinggian ruang angkasa.
Untuk mewujudkan proyek tersebut, mereka membutuhkan dana dari donatur. Jika pendanaan telah tercapai, para pendonor akan mendapatkan imbalan berupa 'space selfie.'
Sayangnya, ketika mereka mengatakan 'space selfie', mereka tidak berbicara tentang selfie di ruang angkasa. Space selfie di sini sedikit 'menipu' karena perusahaan itu tidak menjanjikan pendonor bisa terbang ke luar angkasa dan melakukan selfie di sana.
Sebaliknya, pilot balon udara akan mengambil foto selfie yang sudah disiapkan para pendonor dengan latar belakang Bumi, Bulan, atau balon itu sendiri. Para pendonor juga bisa video selfie-nya direkam dengan latar belakang luar angkasa atau benda-benda lain yang diinginkan pendonor.
Aerospace Systems, perusahaan di balik proyek, berencana merilis cetak biru pembuatan balon tersebut sehingga orang lain dapat membuatnya sendiri.
Tapi proyek Fossett SB-1, diambil dari nama petualang Steve Fossett dan Space Balloon 1, mungkin tidak pernah terbang. Proyek ini berjalan dengan lambat. Hingga sejauh ini hanya dapat mengumpulkan dana US$197 dari US$120.000 yang ditargetkan. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya