Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sidang Lanjutan Pembunuhan Berencana Brigadir J
Dream - Putri Candrawathi menyampaikan permohonan maaf kepada orangtua Brigadir J saat sidalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa 1 November 2022.
Putri, yang kini berstatus sebagai terdakwa, mengatakan turut berduka atas kematian Nofriansyah Yoshua Hutabarat kepada Samuel Hutabarat dan Rosti Simanjuntak, selaku orangtua almarhum ajudan Ferdy Sambo tersebut.
" Mohon izin yang mulia, izinkan saya atas nama keluarga mengatakan turut berduka terhadap ibu dan ayah Samuel Hutabarat beserta keluarga atas berpulangnya ananda Brigadir Yosua dan semoga almarhum diberikan tempat yang terbaik oleh Tuhan Yang Maha Kuasa," kata Putri.
Wanita yang hadir dengan busana serba hitam itu mengatakan peristiwa yang sudah terjadi merupakan kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa.
" Ibu dan bapak Samuel Hutabarat dan keluarga, kita sebagai manusia hanya bisa mengembalikan setiap jalan kehidupan kita ini dan adalah kehendak dari Tuhan Yang Maha Kuasa," katanya.
Putri juga sempat menangis atas penyesalannya, namun terlihat Rosti Simanjuntak enggan menatap Putri.
" Saya dan bapak Ferdy Sambo tidak sedetik pun menginginkan kejadian seperti ini terjadi di dalam kehidupan keluarga kami. Yang membawa luka, di dalam hati saya dan keluarga," kata Putri dengan suara bergetar.
Putri yang juga seorang ibu, dia mengaku bisa memahami yang dirasakan Rosti dan Samuel yang telah kehilangan anaknya.
" Saya juga sebagai seorang ibu, bisa merasakan duka yang dialami ibu sebagai ibunda dari Yosua. Yang mengalami kehilangan seorang anak. Dari hati yang paling dalam saya mohon maaf untuk ibunda Yosua beserta keluarga atas peristiwa ini," katanya.
Putri mengaku akan mengikuti proses hukum yang sedang berjalan sebagai bentuk tanggung jawab. Dia berharap, persidangan tersebut dapat mengungkap peristiwa yang terjadi.
" Saya siap menjalankan sidang ini dengan ikhlas, dengan ketulusan hati saya. Agar seluruh peristiwa yang terjadi dapat terungkap," kata Putri, mengakhiri.
(Merdeka.com)
Dream - Rosti Simanjuntak, ibu Brigadir J, meminta Ferdy Sambo segera bertaubat. Permintaan itu disampaikan saat Rosti menjadi saksi dalam persidangan kasus oembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
" Bapak Ferdy Sambo segeralah sadarlah, bertobatlah, perbuatan apapun, apa yang kita tabur akan kita tuai," kata Rosti di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Selasa 1 November 2022.
Di hadapan Majelis Hakim PN Jaksel, Rosti mengutarakan rasa sakit hatinya kepada Ferdy Sambo atas kematian putranya.
" Saya di sini sebagai ibu dari almarhum Yoshua yang telah memberikan anak saya untuk menghormati atasannya Ferdy Sambo dan Putri, di sini saya sebagai Ibu harus mengutarakan bagaimana hancurnya hati saya," ucap Rosti.
Menurut Rosti, putranya merupakan ajudan yang sangat menghormati sosok Mantan Kadiv Propam tersebut.
" Bagaimana penegak hukum sebagai panutan di institusi ini, yang tidak melindungi anak yang sudah mengawal Bapak selama bertugas di sana dengan setia dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Dia tidak habis pikir akan kejahatan yang menewaskan anaknya yang dilakukan Sambo sebagai atasan, bahkan berusaha menutupi faktanya.
“ Kalau ada kekurangan anakku, sebagai atasan bapak bisa bijaksana dan memberitahu atau memberikan sanksi buat anak saya, tapi dengan sadisnya, dengan mata terbuka Bapak, anak saya bapak habisi nyawanya, Bapak rampas, itu adalah harta Bapak," ucap dia. (Liputan6.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya