Real Count KPU: Prabowo Unggul Telak di Negara Sahabatnya

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 24 April 2019 10:03
Real Count KPU: Prabowo Unggul Telak di Negara Sahabatnya
Dari 4 TPS, suara yang diperoleh Prabowo menguasai 3 TPS.

Dream - Prabowo Subianto, Calon Presiden Nomor Urut 02 sudah lama diketahui memiliki hubungan yang dekat dengan Yordania. Hubungannya dengan Raja Yordania, Abdullah II juga dikenal sangat dekat.

Persahabatan Prabowo dan Raja Yordania itu, seperti pernah diucapkan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon dikutip dari Merdeka.com, terjalin sejak keduanya masih muda dan aktif di militer.

" Raja Abdullah sahabat Prabowo sejak zaman komandan pasukan khusus di negara masing-masing," lanjut Fadli Zon.

Dan di Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, kedekatan itu kembali terjadi. Kali ini dilakukan oleh para pendukung Prabowo Subianto yang memberikan hak suaranya pada Pilpres lalu.

Data real count KPU hingga pukul 20.05 WIB, Selasa 23 April 2019 mencatat, Prabowo menang telak di negara kerajaan sahabatnya itu.

Surat suara yang terkumpul dari 4 tempat pemungutan suara (TPS) dilaporkan sudah mencapai 100 persen.

 

1 dari 7 halaman

Prabowo Memang 3 TPS, Jokowi 1

Dari keempat TPS itu, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menang telak 59,32 persen dari perolehan suara Joko Widodo-Maruf Amin yang mendapat 40,68 persen. Terpaut sampai 18,64 persen.

Di Yordania, Prabowo menguasai 3 TPS dengan perbedaan suara cukup lebar. Sementara Jokowi hanya bisa menguasai satu TPS di KSK1.

Selain di Yordania, data real count KPU juga mencatat keunggulan Prabowo di beberapa negara di kawasan Timur Tengah dan Afrika.

 Real Count KPU Yordania© Dream

 

2 dari 7 halaman

Di Tunisia, Prabowo-Jokowi Seri

Prabowo diketahui unggul di Suriah dengan suara 83 berbanding 48 suara untuk Jokowi. Pakistan (127 suara), Mesir (4.739 suara), Sudan (646 suara), Riyadh, Arab Saudi (5.133 suara), Libya (40 suara).

Sementara di Senegal, perolehan suara Prabowo dan Jokowi relatif bersaing ketat, Prabowo memperoleh 201 suara berbanding 188 untuk Jokowi.

Persaingan berimbang untuk pemilihan di Tunisia. Di negara ini, Prabowo dan Jokowi sama-sama mengantongi suara 33 suara.

3 dari 7 halaman

Real Count KPU Malam Ini: Baru Naik, Suara Prabowo Anjlok Lagi

Dream - Data real count Pilpres 2019 yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus berubah. Persentase suara pasangan Prabowo-Sandiaga Uno yang sempat naik, kembali turun.

Berdasarkan laman resmi KPU, hingga pukul 20.00 WIB, Selasa 23 April 2019, data yang sudah diinput ke sistem penghitungan real count sebanyak 181.608 Tempat Pemungutan Suara (TPS), atau 22,6 persen dari total 813.350.

Dari suara yang masuk, pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin mendapat 19.198.789 atau 55,13 persen. Persentase suara Jokowi-Ma'ruf Amin naik dibanding perolehan pada pukul 15.30 WIB, yaitu sebesar 55,08 persen.

Sementara, pasangan Prabowo-Sandiaga Uno memeroleh 15.623.028 suara atau 44,87 persen. Persentase suara Prabowo-Sandiaga Uno turun dari perolehan pukul 15.30 WIB, yaitu sebesar 44,92 persen.

Persentase suara Praboso-Sandiaga yang sempat naik menjelang sore tadi. Baca di sini: Suara Prabowo Melonjak, Pepet Jokowi

Data ini akan terus berubah seiring dengan bertambahnya data yang masuk ke sistem penghitungan KPU. Dan, pemenang Pilpres 2019 ditetapkan oleh KPU berdasarkan data rekapitulasi manual.

4 dari 7 halaman

Perbandingan Suara Jokowi Vs Prabowo

 kpu© kpu

Sumber: kpu.go.id

5 dari 7 halaman

Persebaran Suara Jokowi Vs Prabowo

 KPU© KPU

Sumber: kpu.go.id

 

6 dari 7 halaman

Luhut Telepon Prabowo, Apa Isinya?

Dream - Capres nomor urut 01, Joko Widodo mengutus Menko Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan untuk bertemu dengan capres nomor urut 02, Prabowo Subianto.

Luhut pun menjalin komunikasi dengan Prabowo dan merencanakan pertemuan. Lalu, apa hasilnya?

" Saya sudah teleponan dengan Pak Prabowo ya sudah bicara-bicara baik-baik, bicara ketawa-ketawa," ucap Luhut, dilaporkan Liputan6.com, Senin, 22 April 2019.

Luhut bercerita, dia dan Prabowo awalnya akan bertemu pada Minggu, 21 April 2019. Tetapi, rencana itu tidak terlaksana karena Prabowo kurang sehat.

" Kita janjian mau ketemu, ya hari Minggu kemarin, tapi kemudian ada masalah teknis, beliau agak sakit flu. Kita reschedule," kata Luhut.

Luhut membantah penolakan ajakan pertemuan itu. Prabowo, kata dia, menyambut baik ajakan bertemu tersebut.

Luhut mengatakan Prabowo, dalam pertemuan yang akan digelar, mengaku ingin menyantap makanan kahas Jepang.

 

7 dari 7 halaman

Santap Kuliner Jepang

" Detailnya saya tanya, kita makan apa? `Saya mau makan (kuliner) Jepang. Kita janjian," kata Luhut, menirukan percakapan dengan Prabowo.

Dalam pertemuan itu, Luhut ingin menyampaikan agar Prabowo tak terlalu mendengar masukan orang-orang di sekelilingnya. Luhut menyebut, Prabowo merupakan sosok yang rasional dan arif.

" Ya Pak Prabowo kan orang baik, jadi saya hanya titip saja mau bilang, ya jangan terlalu didengari lah pikiran-pikiran yang terlalu gak jelas basisnya. Karena Pak Prabowo orang rasional," ucap dia.

(ism, Sumber: Liputan6.com/Lizsa Egeham)

Beri Komentar