Rektor IPB Arif Satria Positif Terinfeksi Covid-19

Reporter : Syahid Latif
Sabtu, 19 September 2020 14:32
Rektor IPB Arif Satria Positif Terinfeksi Covid-19
Rektor IPB memastikan kondisinya masih tetap baik dan bisa menjalanka koordinasi secara virtual. Akses masuk kampus IPB dibatasi 14 Hari ke depan.

Dream - Rektor IPB University, Prof DR Arif Satria menyampaikan hasil tes usap (swab test) yang dijalaninya menunjukan hasil positif. Arif memastikan kondisinya tetap baik sehingga masih bisa menjalankan aktivitas sebagai rektor melalui koordinasi virtual.

Dengan keluarnya hasil test usap tersebut, Arif menyampaikan akan mulai melaksanakan isolasi mandiri sampai dinyatakan sembuhh.

" Alhamdulillah pada saat ini saya merasa dalam kondisi fisik yang baik untuk tetap dapat beraktivitas dan melaksanakan tangungjawab saya selaku Rektor melalui koordinasi secara virtual," ujar Arif dalam surat pemberitahuannya kepada civitas IPB yang diterima Dream, Sabtu, 19 September 2020.

 

1 dari 2 halaman

Arif mengaku telah menjalani tes swab atas inisiatif sendiri pada tanggal 18 September 2020. Tindakan medis itu dilakukan di tengah berbagai aktivitasnya yang padat.

Dari hasil pemeriksaan, hasil tes usap menyatakan Rektor IPB tersebut positif Covid-19.

Selama ini, papar Arif, Rekrotat IPB telah memberlakukan pembatasan masuk kampus IPB sebagai ikhtiar mengikuti himbauan Gubernur Jawa Barat, Walikota dan Bupati Bogor.

 

2 dari 2 halaman

Akses Masuk Kampus Dibatasi

Mempertimbangkan masih adanya pandemik Covid-19, Arif memutuskan untuk memperpanjang dan memperketat Masa Pembatasan Masuk Kampus 14 hari ke depan terhitung mulai hari ini, Sabtu 19 September 2020.

Dalam keterangannya, Arif juga menyampaikan harapan agar seluruh civitas akademika dan tenaga kependidikan IPB dalam keadaan sehat walafiat. Tak lupa Arif juga mengapresiasi dan memberikan penghargaan kepada civitas yang telah berupaya menjaga kesehatan pribadi maupun keluarga dan kondusivitas kampus IPB dengan menjalankan dan mematuhi protokol kesehatan.

" Saya mengerti dan memahami bahwa hal ini sangat berat bagi kita semua, dan untuk itu saya mohon maaf atas ketidaknyamanan ini," tulis Arif.

Beri Komentar