Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Pradeep Mehra (Twitter @vinodkapri)
Dream - Salah satu kunci sukses adalah keuletan. Mungkin itulah yang ingin dibuktikan oleh Pradeep Mehra. Remaja 19 tahun ini saban tengah malam berlari sejauh sepuluh kilometer di jalanan yang sepi untuk mewujudkan mimpinya menjadi tentara.
Kisah Mehra terungkap dalam unggahan pembuat film Vinod Kapri. Video pendek yang diunggah Kapri menunjukkan Mehra yang sedang berlari di tengah malam di jalanan sepi di Noida, Uttar Pradesh, India.
Kala itu, Kapri menawarkan tumpangan kepada Mehra yang tengah berlari sambil membawa ransel di jalanan yang mulai lengang dari lalu-lalang kendaraan. Namun, Mehra yang sudah mandi keringat menolak tawaran itu dengan sopan.
Dengan mengendarai mobilnya, Kapri terus mengikuti Mehra dan berkali-kali pula menawarkan tumpangan kepada pemuda itu. Namun Mehra tetap menolak tawaran itu dengan halus. Dia terus mengayunkan kakinya untuk berlari menyusuri jalanan sepi di tengah malam itu.
Karena berulang kali tawarannya ditolak, Kapri menanyakan alasan Mehra. Ternyata, remaja itu terus berlari bukan tanpa sebab. Remaja yang bekerja di restoran cepat saji di Noida itu berlari karena sedang mempersiapkan diri untuk seleksi masuk Angkatan Darat India.
Bagi Mehra, berlari saat pulang dari tempat kerja ke rumahnya menjadi satu-satunya kesempatan berlatih. Pemuda asal Uttarakhand memberi tahu Kapri bahwa dirinya saban hari berlari sejauh sepuluh kilometer setiap hari, dari tempatnya kerja di pasar Sektor 16 Noida ke rumahnya di Barola, tempat dia tinggal bersama kakak laki-lakinya.
Kapri sekali lagi menawarkan tumpangan, meminta pemuda itu menghentikan latihannya hari itu dan melanjukan keesokan harinya, Mehra tetap menolak mengaku tidak punya waktu berlatih saat itu, karena saban hari harus bangun pukul delapan pagi untuk memasak makanan sebelum bekerja.
Dalam video itu pula Kapri bertanya tentang orangtua Mehra. Remaja itu mengatakan bahwa ibunya sedang tidak sehat dan dirawat di rumah sakit. Terkesan dengan tekad Mehra, Kapri yang mengendarai mobil memberi tahu pemuda itu bahwa videonya bakal viral.
" Siapa yang akan mengenaliku?" demikian Mehra menanggapi Kapri, sambil tertawa.
" Jika video itu menjadi viral, tidak apa-apa, itu tidak seperti saya melakukan kesalahan," tambah dia.
Karena berulang kali tawaran tumpangannya ditolak, Kapri mencoba mengajak Mehra makan malam bersama. Namun lagi-lagi Mehra menolaknya dengan sopan.
" Tidak, kakak lelaki saya akan kelaparan karena dia bekerja shift malam dan tidak bisa memasak untuk dirinya," kata Mehra.
Benar saja kata Kapri, videonya viral setelah diunggah ke Twitter. Hanya tempo 24 jam, video itu sudah ditonton tujuh juta kali. Video itu menyentuh hati banyak orang, termasuk Mantan Kepala Staf Pertahanan Terpadu India, Letnan Jenderal (Purn) Satish Dua.
Komandan Korps Kashmir itu melalui Twitter menawarkan diri untuk melatih Mehra dan mewujudkan mimpi menjadi anggota Angkatan Darat India.
Satish Dua bahkan telah berkomunikasi dengan Kolonel Resimen KUMAON, Letnan Jenderal Rana Kalita, Komandan Angkatan Darat Timur, untuk perekrutan Mehra.
This is PURE GOLD❤️❤️
नोएडा की सड़क पर कल रात 12 बजे मुझे ये लड़का कंधे पर बैग टांगें बहुत तेज़ दौड़ता नज़र आया
मैंने सोचा
किसी परेशानी में होगा , लिफ़्ट देनी चाहिए
बार बार लिफ़्ट का ऑफ़र किया पर इसने मना कर दिया
वजह सुनेंगे तो आपको इस बच्चे से प्यार हो जाएगा ❤️😊 pic.twitter.com/kjBcLS5CQu— Vinod Kapri (@vinodkapri)March 20, 2022
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan