5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Robot "seram" Eks NASA (Sumber: Mirror.co.uk)
Dream – Robot menyerupai manusia bekas milik Badan Antariksa Amerika Serikat (National Aeronatics and Space Administrasion/NASA) dilelang dengan nilai lebih dari 60 ribu poundsterling atau Rp1,04 miliar. Robot ini digunakan NASA untuk uji coba pakaian antariksa.
“ Hanya ada dua robot yang diproduksi. Satu robot dimiliki oleh Smitshonian’s National Air and Space Museum. Yang satu ini dibeli sebagai surplus dari Universitas Maryland,” tulis lembaga pelelangan, RR Auction, dilansir dari Mirror.co.uk, Jumat 9 September 2016.
Pelelangan ini menyebut robot bekas NASA ini mampu menggerakkan pinggulnya, mengangkat dan menurunkan kaki dan tangannya, menggerakan bahu, dan mengepalkan tangan. Bahkan robot ini juga bisa bersalaman.
Tapi, robot ini tak pernah digunakan sebagaimana mestinya. Sistem hidrolik tidak mampu mengatasi kebocoran bahan bakar minyak (BBM) di robot tersebut. Masalah ini pun tidak bisa dipecahkan sampai saat ini.
“ Meskipun demikian, robot ini adalah bukti yang luar biasa terhadap inovasi dan kreativitas NASA untuk bisa terbang ke antariksa.”
Pelelangan ini akan dimulai pada 15 September 2016.
Tapi, robot ini membuat bulu kuduk meremang. Mengapa?
© Dream
Robot ini diproduksi sekitar tahun 1960-an. Hal ini ditunjukkan oleh sebuah video uji coba dari NASA terhadap robot untuk mengetes pakaian antariksa di laboratorium NASA.
Robot berbentuk manusia (human android/humanoid) ini memiliki mata yang merah. Robot seberat 104 kilogram ini terbuat dari aluminium padat dan fiberglass. Namun, badannya tidak tertutup oleh aluminium padat sehingga kabel-kabel robot ini terlihat. Humanoid ini pun tak memiliki lengan kanan.
Kepala robot ini bisa dicopot untuk memudahkan memindah kabel-kabel. Robot setinggi 13,97 cm-15,47 cm ini digerakkan dengan system hidrolik.
Selain itu, robot NASA ini bergerak dengan sistem hidrolik dan dikendalikan oleh operator. Robot ini menggunakan bahan bakar minyak untuk bergerak.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?