Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Screenshoot Video Instagram @makassar_iinfo
Dream - Banjir besar terjadi di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Minggu, 12 Januari 2020. Musibah ini membuat sebuah sampai hanyut dan membuat heboh.
Hal tersebut lantaran di dalam rumah masih terdapat penghuninya. Ia pun ikut terseret banjir. Sebuah video yang menampilkan rumah tersebut saat terbawa banjir diunggah di akun Instagram Makassar Info.
" Detik-detik terjadinya rumah hanyut terbawa arus banjir di Kabupaten Soppeng," tulis akun Instagram @makassar_iinfo.
Saat rumah itu mulai terbawa hanyut, terlihat ada seseorang keluar dari pintu belakang. Orang itu pun loncat dari rumahnya agar tidak ikut terbawa hanyut.
Warganet kemudian memberikan berbagai komentar.
" Yg lompat lewat belakang rumah," ujar @nfausiaah.
" Masih ada org dalam rumah ituee," kata @marlindamartin.
" Astagfirullah," komentar @basyier__. (mut)
Dream - Seorang nenek bernama Nur Janna Djalil menjadi salah satu korban meninggal dunia akibat banjir bandang di Kabupaten Gowa, Selasa 22 Januari 2019. Menurut akun Instagram @makassar_iinfo, Janna meninggal usai menyelamatkan sang cucu.
" Seorang nenek bernama Nur Janna Djalil yang kemarin berusaha menyelamatkan cucunya, hari ini meninggal dunia," tulis akun tersebut, dikutip Dream pada Rabu 23 Januari 2019.
View this post on InstagramA post shared by MAKASSAR INFO (@makassar_iinfo) on
Janna sebelumnya sempat mendapatkan perawatan di RS Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa. Menurut informasi dari warganet, cucu Jannah berhasil selamat dari kejadian itu.
Informai seputar nenek Nur Janna juga diungkap oleh pemilik Facebook Udhin D'Jeka, yang berkomunikasi dengan Affan Al Makassari. Foto Janna dan cucunya saat terjebak banjir sengaja diunggah agar tim SAR datang membantu.
" Karena yang bersangkutan tidak bisa berbuat apa-apa," ujar Udhin D'Jeka.
Dream - Banjir dahsyat yang melanda Jepang baru-baru meninggalkan cerita unik, sekaligus mengejutkan. Seekor kuda poni terlihat 'nangkring' di atap sebuah rumah setelah wilayah barat Jepang tersapu banjir besar.
Kuda poni bernama Leaf itu terakhir kali terlihat hanyut terseret arus sungai yang meluap di dekat peternakan. Para pekerja peternakan khawatir kuda poni berusia 9 tahun itu mati tenggelam setelah mereka gagal menemukan saat dilakukan pencarian.
Namun, begitu banjir mereda, Leaf ditemukan di lokasi yang sama sekali tidak diduga sebelumnya. Kuda berukuran mini itu terlihat berdiri dengan tenangnya di atap sebuah rumah sambil menghadap dinding.

Mari Tanimoto, yang bekerja di peternakan itu, mengatakan dia terkejut ketika mendapat berita bahwa Leaf telah ditemukan.
Menurut perempuan 49 tahun itu, Leaf ditemukan dalam kondisi tertutup lumpur dan salah satu kakinya mengalami cedera. Namun warga masih heran bagaimana kuda poni itu bisa 'mendarat' di atas genting.
Sebab, mereka yakin ketinggian air banjir di wilayah mereka tidak sampai mencapai atap rumah. Lucunya, proses menurunkan Leaf dari atas genting juga menjadi masalah tersendiri.

Para pekerja peternakan harus memancing Leaf dengan wortel agar kuda poni itu tenang dan mau turun.
Leaf akhirnya mau turun melalui jendela yang ada di lantai atas rumah tersebut.
" Aku kira ia sudah mati, tapi beruntung ia bisa bertahan hidup dari banjir tersebut," kata Masayuki Yoshida, pekerja peternakan lainnya.
(Sumber: Metro.co.uk)
X
Dream - Sejak Januari lalu, Peru terus dirudung musibah alam mulai dari hujan lebat, banjir bandang, dan tanah longsor. Dan dalam beberapa pekan terakhir, bencana tersebut semakin memburuk.
Hampir 80 orang tewas dan 100.000 keluarga kehilangan rumah mereka. Hujan badai telah menghancurkan hasil panen, sekolah, dan mata pencaharian. Jembatan dan jalan yang rusak mengganggu upaya pengiriman bantuan.
Menurut para ahli cuaca di Peru, banjir bandang dan hujan badai ini yang terburuk dalam dua dekade terakhir.
Namun di tengah kekacauan tersebut ternyata masih ada keajaiban. Dalam video yang viral di YouTube, seorang gadis terlihat keluar dari puing-puing yang dibawa banjir bandang.
Dengan tubuh penuh lumpur, gadis itu berusaha naik ke pinggir sungai di mana warga dan tim penyelamat terus memberinya semangat untuk bertahan.
Meskipun pada awalnya kesulitan, gadis itu akhirnya bisa berdiri dan berjalan di atas puing-puing menuju ke pinggir sungai.
Orang-orang yang menyaksikan 'keajaiban' itu segera membantunya naik ke atas. Penduduk setempat bersyukur bahwa mereka mampu menyelamatkan setidaknya satu orang di tengah-tengah kekacauan.
(viral4real.com)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya