Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Mobil Ini Terjual Sebesar Rp300,5 Miliar, Lho, Sahabat Dream. (Foto: Wikimedia.org)
Dream – Supercar atas mobil mewah lazimnya dibanderol dengan harga miliaran rupiah. Harga itu tentu sudah sangat mahal. Hanya orang berkocek tebal sanggup memboyongnya pulang.
Sebut saja contohnya seperti Porsche Bexter yang harganya Rp3,5 miliar, Camaro Bumblebee seharga Rp1,9 miliar, atau Lamborghini Aventador yang di Indonesia dijual dengan harga Rp12,5 miliar.
Tetapi, harga mobil-mobil itu nyatanya masih kalah jauh dengan mobil satu ini. Padahal, mobil ini termasuk butut alias tua. Tapi jangan remehkan soal harganya. Karena keantikannya mobil ini harus ditebus Rp300 miliar.
Ya, mobil Aston Martin DBR1 tahun 1956 ini bisa dibilang mobil tua termahal di dunia. Di pelelangan RM Sotheby, mobil ini terjual dengan harga US$22,5 juta, setara Rp300,5 miliar.
Dilansir Art of Gears, Kamis, 24 Agustus 2017, mobil lawas ini mengungguli rekor Jaguar D-Type yang juga keluaran 1956. Mobil Jaguar tersebut terjual dengan harga US$21,78 juta, setara Rp290,88 miliar.
Sekadar informasi, dalam mobil ini dibenamkan mesin enam silinder berkapasitas 2.992 cc. Mesin ini menyemburkan tenaga 268 tenaga kuda (Horse Powers/HP). Karena kemampuan itu, Aston Martin DBR1 disebut mobil tercepat di eranya.
Selain itu, mobil ini sempat menjuarai balapan Nurburgring 1.000 M. Ketika itu, Aston Martin DBR1 dikendarai oleh Sir Starling Moss dan Jack Fairman. Mobil ini juga pernah dikendarai oleh pembalap seperti Carroll Shelby dan Roy Salvadori.
© Dream
Dream - Relakah Anda membeli sebuah mobil butuh dan karatan dengan harga mobil? Pasti jawabannya adalah tidak. Namun tidak dengan pembeli mobil ini.
Sebuah mobil Aston Martin usang ini berhasil terjual dalam lelang di Festival Goodwood Speed Bonhams. Tak tanggung-tanggung, mobil balap ini terjual seharga 679,1 ribu pound sterling atau sekitar Rp 12 miliar, anga persisnya Rp11,99 miliar.
Dilansir dari Utusan Online, Kamis 30 Juni 2016, mobil itu dibeli oleh seseorang yang identitasnya tak diketahui. Padahal, sebagian besar cat mobil itu sudah terkelupas dan mobil tersebut pernah dicuri dari pemiliknya. Plus, tangki mobil ini hanya bisa menampung 48 galon bensin.
Sekadar informasi, mobil Aston Martin DB Fixed-Head Coupe ini tak pernah dipakai selama bertahun-tahun dan pernah dicuri dari pemiliknya pada tahun 2002. Mobil tersebut memiliki nomor pendaftaran UMC 65 dan pernah mengikuti lomba balap di Circuit de la Sarthe pada 67 tahun silam. Meskipun terbilang butut, mobil ini masih memiliki komponen-komponen asli mobil balap. Sebut saja logo Le Mans pada penutup radiator dan pengisi minyak.
Juru bicara Bonhams, Tim Schofied, mobil itu adalah mobil balap tahun 1949 dan satu-satunya mobil balap lawas yang masih ada. Mobil Aston Martin ini juga pernah memenangkan tujuh lomba balap, Grand Prix d'Endurance, lewat pembalap Arthur Jones dan Nick Haimes.
Schofied juga mengatakan mobil balap ini tak hanya sekadar mobil balap, tapi juga mobil yang sangat penting dalam sejarah merek mobil Inggris.
" Mobil ini merupakan produksi awal DB yang masih dibuat oleh Aston Martin sampai hari ini," kata dia.
Schofied mengatakan mobil ini perlu perawatan yang cukup intensif karena tak diaktifkan sejak 40 tahun.
© Dream
Dream - Umumnya, harga properti di kota-kota besar jauh lebih mahal ketimbang di pedesaan. Namun siapa sangka sebuah rumah tua di pedesaan China ini justru memiliki harga jual yang fantastis. Bahkan setara dengan bangunan-bangunan super elit.
Rumah tua ini milik seorang pria miskin bermarga Yang. Dia sangat terkejut ketika tiba-tiba seorang pria kaya datang untuk membeli rumah tuanya.
Awalnya, Yang tak percaya. Mengingat kondisi rumahnya sudah sangat tua. Bahkan seperti akan roboh. Yang pun sempat ragu menjual rumahnya lantaran ia tak memiliki harta lain selain rumah yang dihuninya itu.
Namun, dalam waktu semalam, harga rumahnya melambung amat sangat tinggi. Dihargai mencapai sekitar Rp1,56 triliun. Yang tak menyangka rumahnya dihargai sampai semahal itu.
© Dream
Dan ia baru tahu rumah yang menemani hari-hari tuanya tersebut memiliki sejarah dari 400 tahun lalu. Bahkan rumah ini dibangun dengan menggunakan kayu emas.
Bangunan dengan kayu emas ini hanya tersisa satu-satunya di Tiongkok. Kayu emas adalah salah satu jenis kayu yang sangat mahal, kata para ahli. Permintaan akan kayu ini sangat besar.
Namun bangunan yang dibuat dari kayu emas murni sekarang sudah tidak lagi ditemukan. Karena rumah Yang hanya satu-satunya, maka harganya menjadi terlampau mahal.
Para ahli budaya pun datang untuk melihat rumah Yang. Mereka kaget bukan main dan memperkirakan jika harga rumah ini sekitar 1,5 triliun lebih.
Dalam semalam, Yang pun langsung menjadi orang kaya. Menurut orang-orang tua di daerah tersebut, rumah ini dibangun pada tahun 1852.
Pemilik rumah pertama juga bermarga Yang. Demi mempertahankan kayu pada bangunan yang sudah berumur ratusan tahun ini, mereka membuat atap kaca untuk mengatasi masalah penerangan di rumah tersebut.
(Sumber: perfecto.guru)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya