Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Umat Islam saat ini berada di hari-hari terakhir Syaban. Sekitar satu pekan lagi, Bulan Suci Ramadan 1440 H kembali hadir dan menyapa.
Ramadan menjadi bulan paling dinantikan umat Islam karena keberkahan yang terkandung di dalamnya. Pahala ibadah dan amalan sholeh dilipatgandakan, serta rasa bahagia menebal pada diri setiap Muslim.
Kebahagiaan itu muncul disebabkan adanya nikmat yang langsung bisa dirasakan. Beberapa di antaranya seperti nikmat iftar usai menahan diri dari lapar, haus, dan amarah serta nafsu selama seharian serta bahagia karena bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah lewat Tarawih, iktikaf, dan lain sebagainya.
Untuk menyambut Bulan Suci ini, sangat dianjurkan bagi setiap Muslim untuk mempersiapkan diri. Ini semata agar ghirah atau semangat dalam menjalani Ramadan nanti bisa terjaga dari awal hingga akhir.
Dikutip dari Islami, menjadi pemahaman bersama semangat untuk beribadah akan sangat menggebu di sepuluh hari pertama Ramadan. Orang akan makin rajin beribadah, membaca Alquran tiap selesai sholat fardlu, dan berusaha menjalankan sholat fardlu dengan berjemaah.
Semangat itu mulai pudar ketika memasuki sepuluh hari kedua. Membaca Alquran usai sholat fardlu mulai malas dan sholat fardlu kembali dijalankan sendiri-sendiri.
Apalagi jika sudah masuk sepuluh hari terakhir Ramadan. Shaf sholat jemaah di masjid dan mushola menjadi longgar, menandakan semangat menjalani Ramadan sudah berkurang.
Agar hal ini tidak terjadi, akan lebih baik jika kita membuat persiapan. Caranya dengan merutinkan diri menjalankan amalan berikut.
Amalan pertama, sholat fardlu berjemaah. Amalan ini perlu dibangun menjadi kebiasaan agar semangat Ramadan terus terjaga. Jika sudah jadi kebiasaan, sholat fardlu berjemaah di bulan Ramadan tentu mudah dijalankan.
Amalan kedua, membaca Alquran. Tidak perlu terlalu banyak, cukup dengan istiqamah saja. Tentu disertai dengan niatan kuat untuk mengkhatamkan Alquran.
Amalan ketiga, bersedekah. Mungkin ini merupakan amalan ringan, namun banyak yang mengabaikan. Sedekah akan terasa ringan jika sudah dibiasakan, apalagi saat Ramadan.
Sedangkan amalan terakhir adalah mengatur pola makan. Amalan ini penting kiranya untuk mengendalikan nafsu makan ketika buka puasa.
Jika tidak terkendali, asupan makanan saat berbuka puasa bisa berlebih. Alhasil, tubuh terasa lemah akibat banyaknya makanan yang masuk.
Secara umum, dua amalan paling atas berkaitan dengan pola hubungan antara kita sebagai makhluk dengan Allah SWT. Sedangkan dua amalan terakhir mengatur hubungan kita dengan sesama manusia maupun dengan diri sendiri.
Sumber: Islami.co
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya