Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Santri (sbp-koku.blogspot.com)
Dream - Tiga santri dari Pesantren Aswaja Nusantara, Mlangi, Yogyakarta, akan belajar ke Amerika Serikat. Bersama 17 pelajar lainnya, mereka dinyatakan lolos seleksi untuk mengikuti Indonesia-America Youth Leadership Program. Para pelajar itu akan mengikuti pelatihan selama sebulan penuh di George Mason University.
Dikutip Dream dari laman resmi Nahdlatul Ulama, Kamis 22 Mei 2014, ketiga santri Pesantren Aswaja yang lolos seleksi itu adalah Siti Khoiriyah, Arbah Muhammad Imam Yahya, dan Miftahur Rahman. Mereka akan berangkat ke Amerika Serikat akhir bulan ini.
Siti Khoiriyah merasa bersyukur bisa menjadi salah satu pelajar yang lolos seleksi program ini. Bagi dia, seorang santri tidak boleh takut bermimpi.
" Di desa saya, orang ke luar negeri itu jadi TKI. Sekarang saya ingin membuktikan bahwa ke luar negeri tidak hanya jadi TKI," kata gadis asal Indramayu itu.

Tiga santri yang akan belajar ke AS. Sumber foto: nu.or.id
Selain ketiga santri itu, 6 pelajar yang lolos mengikuti Indonesia-America Youth Leadership Program berasal dari Yogyakarta, 5 pelajar dari Solo, dan 6 lainnya dari Bali.
Mereka menyisihkan ratusan pelajar dan santri dalam seleksi ini. " Rasanya senang, kaget, dan seperti tidak percaya," tambah Siti Khoiriyah.
Sementara, pimpinan pesantren Aswaja Nusantara, Kiai Muhammad Mustafid, menyatakan dukungan kepada para santri itu. " Ini merupakan cara mereka agar lebih memahami realitas global yang berpengaruh terhadap Indonesia," kata Kiai Mustafid.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya