Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Saudi Kian Moderat, Banyak Perempuan Tanpa Abaya Dan Cadar (Shutterstock)
Dream - Ibu Kota Arab Saudi, Riyadh, menampilkan wajah baru yang lebih moderat beberapa tahun ke belakang. Kini, banyak perempuan di Riyadh tampil di tempat publik tanpa mengenakan abaya dan cadar.
Kebanyakan perempuan di Riyadh memakai jilbab berbalut pakaian modern. Pemandangan itu kian jelas terlihat saat momen perayaan tahun baru 2023.
Di Bandara Internasional King Khalid Riyadh misalnya, tampak laki-laki dan perempuan mengantre di jalur yang sama di bagian bea cukai tanpa ada lagi pemisahan.
Mayoritas perempuan juga tak mengenakan cadar dan beberapa tak memilih memakai abaya. Keterbukaan di Riyadh dan penghapusan aturan jarak sosial mengubah kehidupan sehari-hari secara signifikan.
" Mengunjungi Arab Saudi adalah pengalaman yang berbeda pada 2008 dibandingkan saat ini," kata Samia, turis asal Mesir yang berkunjung ke Jeddah, dikutip dari The National News.
Menurut Samia, pada 2008, terdapat aturan ketat yang mewajibkan perempuan memakai abaya dan kerudung. " Serta pemisahan jenis kelamin yang mencolok," ujarnya.
Aturan abaya tak lagi diwajibkan mulanya diizinkan oleh Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MbS) pada 2018.
Dalam aturannya, perempuan boleh tidak memakai abaya ataupun hijab asal berpakaian sopan.
" Keputusan sepenuhnya diserahkan kepada perempuan untuk memutuskan jenis pakaian yang layak dan terhormat yang dia pilih untuk dikenakan," kata sang calon raja Saudi.
Sejak putra mahkota itu memimpin Saudi, sederet gebrakan dibuat sehingga membuat negara itu menuju moderat.
Beberapa kebijakan di antaranya melonggarkan aturan bagi perempuan, mulai dari bepergian sendiri, tinggal sendiri, hingga bisa bekerja di ruang publik.
Pada 16 Desember 2022, Saudi juga melarang abaya dipakai murid perempuan saat ujian di sekolah.
Kebijakan itu dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Komisi Evaluasi Pendidikan dan Pelatihan Saudi (Education and Training Evaluation Commission/ETEC) Saudi.
Mereka meminta murid mengenakan seragam sekolah saat ujian. ETEC mengatakan seluruh pakaian yang dikenakan siswa harus selaras dengan aturan kesopanan publik di Saudi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya