Cegah Lonjakan Covid-19, Saudi Masih Batasi Umroh

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 12 Maret 2021 08:02
Cegah Lonjakan Covid-19, Saudi Masih Batasi Umroh
Indonesia masuk dalam daftar 20 negara yang belum diizinkan masuk ke Saudi.

Dream - Arab Saudi masih menutup jalur masuk untuk pendatang dari 20 negara dunia. Salah satunya Indonesia. Demikian halnya, umroh tetap diselenggarakan secara terbatas dalam rangka mencegah lonjakan kasus Covid-19.

Saudi hanya mengizinkan masuk warganya yang pulang dari luar negeri, diplomat, praktisi kesehatan beserta keluarganya. Alhasil, jemaah umroh dari 20 negara masih belum bisa masuk Saudi.

" Penutupan akses masuk untuk 20 negara sejak 3 Februari lalu masih berlaku namun bagi negara yang diizinkan, warganya tetap bisa melaksanakan umroh. Saat ini ada jamaah dari Libya dan Nigeria yang sedang menunaikan ibadah umroh," ujar Konsul Haji KJRI Jeddah, Endang Jumali, dikutip dari Kemenag.

Endang belum mendapat kepastikan kapan kebijakan ini akan dicabut. Otoritas Saudi tidak mengumumkan sampai kapan kebijakan ini berlaku.

" Penutupan akses masuk belum ada ketentuan sampai kapan, termasuk tidak dibatasi sampai lebaran Idul Fitri atau kapan pun. Belum ada informasi tentang itu," kata dia.

1 dari 1 halaman

Akses Masuk Sempat Dibuka

Saudi sempat membuka akses masuk pada 1 November 2020 hingga 2 Februari 2021. Sehingga jemaah dari luar negeri bisa melaksanakan umroh, termasuk dari Indonesia.

Dalam rentang waktu tersebut, 2.608 jemaah asal Indonesia menunaikan ibadah umroh. Mereka diberangkatkan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten, dan Bandara Internasional Juanda, Jawa Timur.

" Saat ini seluruh jemaah umroh asal Indonesia sudah kembali ke daerahnya masing-masing," kata Endang.

Pembatasan umroh ini dilakukan karena Saudi bertekad keras bisa secepatnya mengendalikan persebaran virus corona. Hingga Rabu, 10 Maret 2021, kasus Covid-19 di Saudi mencapai 380.572 dengan angka kematian 6.539 orang.

Bagi negara-negara yang diizinkan masuk, Saudi menerapkan protokol kesehatan sangat ketat. Seperti wajib karantina, usia 18-50 tahun boleh masuk, serta lolos swab test.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar