Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Seorang dokter asal Singapura, Christopher Kwan Chen Lee, yang bekerja di Melbourne, Australia dipecat karena unggahannya di media sosial. Dia mengatakan, beberapa wanita pantas diperkosa.
Dilaporkan ABC, Christopher awalnya hanya mendapat skors selama enam pekan pada April 2019. Dia divonis atas tindakan tidak profesional karena mengeluarkan " komentar yang tidak pantas" di forum obrolan Singapura.
Dari unggahan itu, terdapat pernyataan kontroversial yang dibuat Christopher. " Beberapa wanita layak diperkosa, dan perempuan jalang kecil itu cocok diperkosa dengan segala cara," tulis dia.
Skors itu dijadwalkan berakhir pada 11 Juni. Tapi, Badan Regulasi Praktisi Kesehatan Australia (AHPRA) telah mengkonfirmasi telah menjatuhkan skors tanpa batas waktu.
Australian Medical Association Cabang Victoria (AMA) menyerukan Dewan Medis Australia untuk menunjukkan " toleransi nol" kepada Christopher.
" Kami berpikir bahwa dalam situasi ini, sikap yang memaafkan kekerasan terhadap perempuan dan khususnya mempromosikan budaya pemerkosaan sama sekali tidak dapat diterima," kata Presiden AMA Victoria, Julian Rait.

Dokter Christopher Kwan Chen Lee (Foto: ABC)
Christopher bekerja sebagai dokter registrar di Rumah Sakit Box Hill Melbourne. Dia divonis bersalah oleh Pengadilan Praktisi Kesehatan Tasmania.
Dia sebelumnya bekerja di Rumah Sakit Royal Hobart dan rumah sakit di Traralgon.
Selain kasus unggahan itu, Christopher juga tercatat pernah mengakses rekam medis pasien `tanpa persetujuan dan kebutuhan klinis` pada Juli 2018.(Sah)
Dream - Belakangan ini tengah viral tulisan resep obat dokter dari sebuah tangkapan layar percakapan di media sosial. Tak hanya di Indonesia, bahkan hingga mendunia.
Pada foto tangkapan layar itu, terlihat goresan pena seperti paraf dengan awalan P dan L.
Awalnya seseorang bertanya kepada rekan dokternya apa arti dari tulisan itu. Lantas rekan dokternya menyebut sebuah nama obat yakni Paracetamol.
Sejak foto itu viral di media sosial, tentu saja tulisan `ajaib dokter` itu membuat penasaran warganet. Bagaimana bisa sebuah goresan pena terbaca Pparacetamol.
Alhasil banyak dari mereka yang kemudian ikut bertanya perihal tulisan itu kepada para dokter hingga apoteker. Ada juga yang iseng mengetes kemampuan temannya yang sempat kuliah di farmasi.
Penasaran seperti apa? Yuk intip di bawah ini:
1. Waduh berabe nih kalo anak farmasi salah baca, hehe

2. Panadol, bener juga sih

3. Jawaban diluar nalar

4. Test

5. Nah jadi kali pancing, mantap!

6. Singkat padat tak menjawab

7. Lupa itu wajar

8. Ini mah tulisan anak 2 tahun

9. Dokter yang up to date

10. Jadi sodara semua, mungkin ini jawaban yang paling masuk akal

Berbagai sumber
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya