Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Zukreat, Hijabers Asal London, Inggris
Dream - Tren muslimah mengenakan hijab terus meluas dan berkembang. Di Indonesia kita bisa dengan mudah menjumpainya di setiap tempat; mulai dari kampus, perkantoran, pusat perbelanjaan, hingga di jalan raya.
Tapi kemudahan itu sempat tak bisa dirasakan muslimah di negara-negara Barat. Pemerintah di sana pernah mengeluarkan larangan berhijab di tempat umum.
Sampai akhir, larangan tersebut menuai aksi protes dari berbagai negara. Puncaknya 10 tahun lalu di London, Inggris. Kala itu, pemerintah di sana melarang mahasiswi mengenakan simbol keagamaan apa pun bentuknya, termasuk memakai hijab.
Sebelumnya, pemerintah Perancis juga melarang anak perempuan menggunakan hijab di sekolah. Di Turki, wanita yang mengenakan hijab tak boleh mendapatkan perawatan medis. Yang lebih parah terjadi di Tunisia, wanita yang ketahuan berhijab di tempat umum bakal dikenakan sanksi bui.
Gelombang besar protes atas peraturan diskriminatif itu akhirnya melahirkan Konferensi London yang dihadiri 300 delegasi dari 102 organisasi di Inggris dan 35 negara lainnya, pada 4 September 2004.
Dari hasil pertemuan itu disepakati, mendukung serta mengizinkan wanita mengenakan hijab di tempat umum. Sejak keputusan itu dibuat, 4 September ditentukan sebagai International Hijab Solidarity Day (IHSD) atau Hari Solidaritas Hijab Dunia.
Perayaan IHSD pada intinya bertujuan menyemangati wanita di seluruh dunia agar tidak takut lagi menggunakan hijab di tempat umum. Selain itu memberikan dukungan bagi hijabers yang masih terintimidasi karena menggunakan hijab.
Nah, buat muslimah di Indonesia, tak ada salahnya ikut memberikan dukungan dengan mengenakan hijab di hari ini selama beraktivitas.
(Ism, Berbagai sumber: Arab News)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya