Alasan Dompet Dhuafa Target Zakat Rp 99 Miliar

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 25 Mei 2016 20:01
Alasan Dompet Dhuafa Target Zakat Rp 99 Miliar
Dompet Dhuafa memilih angka sebesar 99 untuk mengingatkan masyarakat kepada banyaknya nama-nama Allah.

Dream - Bulan suci Ramadan segera tiba. Umat Muslim berbondong-bondong menyiapkan diri menggali pahala di bulan penuh hidayah itu. Salah satu caranya dengan,bersedekah dan berzakat.

Melihat fenomena itu, lembaga filantropi Dompet Dhuafa menargetkan penerimaan jumlah zakat dari masyarakat sebagai upaya pengentasan kemiskinan. Presiden Direktur Dompet Dhuafa Ahmad Juwaini, mengatakan, fenomena masyarakat saat Ramadan yang biasa bersedekah harus ditangkap sebagai upaya pemberdayaan masyarakat.

" Pertumbuhan rohani masyarakat jelang Ramadan banyak yang membuka diri, menambah amalan ibadah. Salah satunya melalui zakat," kata Ahmad, di sela-sela peluncuran Zakatnesia, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 25 Mei 2016.

Untuk itu, di bulan Ramadan tahun ini, Dompet Dhuafa menargetkan dapat menarik dana umat Muslim sebesar Rp99 miliar. Tetapi upaya menarik dana zakat dari umat Muslim itu menghadapi tantangan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sedang fluktuatif.

Meski begitu Ahmad yakin target penerimaan zakat sebesar Rp99 miliar itu dapat terelisasi. Dia berkaca pada target penerimaan zakat tahun lalu yang dalam sebulan menyentuh angka Rp72 miliar.

" Dompet Dhuafa tahun lalu dengan target Rp88 miliar, berhasil mendapatkan Rp72 miliar. Ya paling tidak tahun ini penerimaan zakat Dompet Dhuafa dapat menyentuh Rp80 miliar," ucap dia.

Menurut Ahmad, target sebesar Rp99 miliar tidak menggunakan perhitungan khusus. Angka 99 dipilih untuk mengingatkan masyarakat pada nama-nama Allah.

" Rp99 miliar itu semata-mata agar ingat angka 99 merupakan Asmaul Husna," ucap dia. 

Menurut Kasubdit Pemberdayaan Lembaga Zakat, Kementerian Agama, Juraidi Malkan, usaha Dompet Dhuafa untuk menarik dana zakat umat Islam patut diapresiasi. Sebab, potensi besar zakat di Indonesia kerap tidak maksimal dalam penerimaannya.

" Menurut penelitian yang pernah dilakukan, potensi zakat nasional sekitar Rp 217 triliun. Tapi, dalam realisasinya, total penerimaan tahun lalu menurut Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) baru Rp3,5 triliun," kata Juraidi.

Beri Komentar