Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Instagram/ Suongsyn
Dream – Seorang selebgram asal Vietnam, Mai Suong mengklaim telah menderita atrofi otot parah pada salah satu kakinya.
Atrofi otot merupakan penurunan massa otot yang diakibatkan cedera atau penyakit, sehingga menyebabkan bagain tubuh tertentu tidak dapat digerakkan.
Penyebabnya adalah ia pernah disuntik botox pada bagian kakinya saat mengunjungi sebuah salon kecantikan.
Melihat adanya bekas gigitan nyamuk pada salah satu kakinya, pemilik salon ingin membantu menghilangkannya. Namun pemilik salon justru menyuntikan cairan botox pada bekas gigitan nyamuk tersebut.
Dalam unggahan di akun instagram miliknya, Mai Suong mulanya pergi sebuah salon kecantikan sekitar bulan Juni tahun lalu.
Awalnya dia hanya ingin melakukan suntik botox pada bibirnya. Karena pemilik salon mengenal dirinya, ia dijanjikan akan memberikan diskon 50 persen jika ia memposting tentang layanan salon ke media sosial miliknya. Dan Mai pun menyetujuinya.
Setelah selesai melakukan botox bibir, pemilik salon melihat bekas gigitan nyamuk pada salah satu kakinya.
Mai pun mengatakan, bekas gigitan nyamuk tersebut sudah lama. Pemilik salon pun berinisiatif membantu menghilangkannya. Pemilik salon pun menyuntiikan botox ke bagian kakinya tersebut.
Pemilik salon menawarkan untuk membantu Mai menghilangkan bekas gigitan nyamuk melalui prosedur yang menurutnya menelan biaya sekitar Rp1,5 juta. Mai setuju dan menjalani prosedur itu.
Semuanya berjalan lancar dan Mai mengatakan, satu-satunya efek samping adalah sedikit ketidaknyamanan di kakinya, seperti kesemutan sekitar satu minggu.
Dia mengatakan kepada pemilik salon tentang hal itu dan pemilik salon mengklaim itu normal dan akan segera hilang.
Namun setelah tiga bulan berlalu, keadaan kakinya semakin memburuk. Kulit di daerah yang disuntik berubah warna menjadi kebiruan.
Otot-otot kakinya pun nampak menusut. Membuat kaki bagian bawahnya terlihat cekung.
Selain itu nadinya pun tampak seperti varises. Mai menjadi sangat khawatir. Karena kakinya yang telah diberi suntikan terasa jauh lebih lemah dari kaki lainnya.
Akhirnya Mai pergi ke Rumah Sakit Dermatologi Pusat di Hanoi. Dan ia sangat terkejut saat dokter mengatakan, ia menderita atrofi otot yang parah dan varises akibat suntikan tersebut.
Dia mengklaim ia perlu menjalani setidaknya 8 bulan terapi untuk pulih. Sejak unggahanya viral, Mai mengklarifikasi dirinya tidak menentang injeksi filler atau prosedur kecantikan lainnya.
Tetapi ia ingin meningkatkan kesadaran tentang efek samping serius dari prosedur yang dijalankan dengan buruk.
(Sumber: odditycentral.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya