Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Dylan Sada Mendapat Kekerasan Fisik Oleh Pasangannya (Foto: Instagram/@dylan_sada)
Dream - Seniman, model, dan fotografer asal Indonesia Dylan Sada menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga oleh pasangannya di Amerika Serikat (AS). Sada menceritakan kondisi yang dialaminya di Instagram pribadinya.
Dylan mengatakan mengunggah peristiwa kelam yang dialaminya karena tak ingin orang lain mengalami penderitaan yang sama dengannya.
Awal penganiayaan fisik itu bermula ketika Dylan mengatakan ingin meninggalkan kekasihnya karena kekerasan verbal yng dialami selama ini. Tetapi, dia justru mendapat penganiayaan secara verbal.
" Saya takut," tulis Dylan.
Karena kekerasan pertama yang dialaminya, dia pernah berbohong pada agensi yang menawarinya pekerjaan sebagai model. Dylan mengatakan dia mengalami kecelakaan dan wajahnya terluka.
© Dream
Tetapi, peristiwa kekerasan fisik itu kembali terjadi sehari lalu. Dia mengatakan dia dicekik, ditendang dengan lutut dan disikut dibagian wajah.
" Hingga lidahku terpotong. Rambutku ditarik dan dibanting ke lantai," ucap dia.
" Saya memiliki benjolan besar di kepala saya sehingga saya harus melakukan CT scan," kata dia menambahkan.
© Dream
Dylan mengatakan pelecehan dalam rumah tangga memang terjadi di dalam kehidupan. " Jika kamu mendapatkan kekerasan meski hanya verbal, tinggalkan pasanganmu. Aku orang bodoh yang sedang jatuh cinta dan mengira dia dapat berubah," ucap dia.
Dylan mengatakan saat ini terluka dan merasakan patah hati yang mendalam. Tetapi, dia mencoba menyembunyikan rasa sakit itu.
Kekerasan verbal kepadaku teramat buruk. Bekas luka dan memar yang dialaminya barangkali dapat hilang, tetapi Dylan mengaku " rasa sakit dalam dirinya tak hilang" .
Dia berpesan kepada setiap orang yang mendapatkan kekerasan baik fisik maupun verbal dari pasangan agar mencari bantuan dan membebaskan diri dari kungkungan itu.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan