Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Setiap anak terlahir dengan kepribadian yang unik. Sebagai orangtua, kita 'bertugas' untuk mengasuh dan mengajarkannya hal-hal baik sesuai dengan kepribadiannya tersebut.
Tentunya demi menyiapkan anak-anak jadi orang yang mampu beradaptasi dengan situasi apapun. Salah satu kepribadian anak yang sering tak disadari orangtua adalah tipe introvert.
Anak-anak ini seringkali dianggap pemalu dan selalu kaku, sehingga kadang orangtua justru 'menyelamatkan' dengan membiarkannya.
Mengasuh anak introvert boleh dibilang lebih menantang dibandingkan anak yang ekstrovert. Faktanya di dunia, orang ekstrovert lebih banyak daripada orang introvert, hampir tiga
banding satu.
Kepribadian introvert sendiri bisa digambarkan seseorang yang cenderung memproses sesuatu secara internal dan berpikir dahulu sebelum bicara.
Orang introvert lebih sering menggunakan lobus frontalis, yaitu bagian otak yang bertugas merencanakan, memikirkan penyelesaian masalah, serta mengingat.
Apa saja tanda-tanda jika buah hati kesayang merupakan tipe orang yang introvert?
- Menghindari kontak mata dengan orang baru
Anak cenderung menghindari kontak mata saat berinteraksi dengan orang lain, dan bukan keluarga dekat. Terutama jika orang tersebut baru dikenalnya. Bahkan mungkin mereka akan menolak bertemu sama sekali.
Hindari melabeli anak dengan 'jago kandang' atau 'pemalu'. Sebisa mungkin jika ingin membawanya ke keramaian, cari yang ia sukai. Misalnya taman bermain, membawa mainan dan ceritakan sebelumnya kalau ia akan ke tempat ramai.
- Sering mengamuk setelah bertemu banyak orang
Saat bertemu keluarga besar, acara anak-anak atau keramaian lain, mungkin si kecil tak masalah. Tapi setelahnya sesampai di rumah, anak jadi sangat rewel. Ini juga pertanda kalau ia sebenarnya tipe anak yang introvert. Keramaian membuatnya 'lelah' secara psikologis.
- Lebih suka bermain sendiri
Sangat suka bermain sendiri juga jadi pertanda anak introvert. Biasanya ia akan berimajinasi menjadi dua sosok yang berbeda. Saat bermain bersama anak lain, si kecil jadi cenderung lebih diam dan mengalah. Tapi saat diam ia sebenarnya mengamati teman-temannya dengan seksama.
Sumber: PopSugar
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan