Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Youtube)
Dream - Selama ini, Rocky Gerung dikenal doyan melontarkan kritik kepada pemerintah Jokowi, termasuk kepada para menterinya. Meski demikian, bukan berarti dia alergi dengan orang-orang yang menjadi lingkaran pertama penguasa.
Lihatlah kanal YouTube resminya, RGTV, Rocky jutsru mengundang menteri kepercayaan Jokowi, Luhut Binsar Pandjaitan, sebagai tamu perdana. Lewat kanal YouTube itu, Rocky tidak hanya mewawancarai, namun juga mengajak berdiskusi.
Salah satu yang menjadi pertanyaan Rocky adalah image Luhut di mata sebagian rakyat. Dia menyampaikan anggapan sebagian masyarakat yang menganggap Luhut sebagai menteri segala hal.
Rocky bahkan mengibaratkan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi itu sebagai menteri penguasa yang seolah memiliki tongkat Nabi Musa untuk mengurus berbagai hal.
“ Orang berpendapat, secara satire kok Pak Luhut menguasai semua ya, pada faktual memang seolah olah Pak Luhut ini punya tongkat Musa untuk membelah jalan,” kata Rocky.
Luhut memang mendapat banyak tugas dari Jokowi. Tidak hanya soal kemaritiman dan investasi, Luhut juga pernah dipasrahi sebagai ketua pengendalian Covid-19 oleh presiden bernama lengkap Joko Widodo itu.
Terbaru, mantan Kopasssus itu diserahi tugas mengoordinasikan pelaksanaan program kendaraan listrik usai terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2022.
Meski mendapat berbagai macam tugas, Menko Luhut dengan tegas menolak disebut sebagai menteri penguasa. Hal itu ia sampaikan saat menjadi bintang tamu di channel Youtube Rocky Gerung.
Rocky juga menyinggung menteri-menteri Jokowi lainnya. Menurutnya, menteri yang lain tidak bikin apa-apa selain kampanye presiden.
“ Objektif aja untuk menilai orang kan, kan sebetulnya menteri yang lain gak bikin apa apa kan selain kampanye mau jadi presiden,” ucap Rocky.

Namun, Luhut menolak anggapan itu. Menurutnya, semua bekerja team work untuk Indonesia. Berbeda pendapat hal yang wajar untuk kedewasaan dalam regenerasi.
“ Ya gak juga, kan hebat-hebat semua. Berbeda pendapat hal yang wajar, berbeda pendapat adalah kedewasaan menjadi salah satu bagian untuk regenerasi, saya harus komplain, itu, semua kerja team work,” ujar Luhut.
Luhut mengatakan, sebagai Menko, dirinya memang memiliki banyak tugas. Hal yang sama juga dirasakan dengan Menko lainnya di kabinet saat ini.
" Memang semua menko itu banyak kerjanya kok. Bukan hanya saya aja. Jadi saya heran," ujarnya.
" Jadi sebenarnya semua sama. Saya tidak merasa ada yang istimewa dengan yang saya lakukan. Ya mungkin ada hal-hal high profile yang saya kerjakan seperti Covid-19, sehingga dianggap hebat. Tapi saya biasa aja," imbuh Luhut.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya