Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Adiguna Sutowo (Liputan6.com)
Dream - Pengusaha kenamaan Indonesia, Adiguna Sutowo, meninggal dunia pada Minggu, 18 April 2021. Dia mengembuskan napas terakhir saat dalam perawatan di Rumah Sakit Pertamina Pusat (RSPP).
Adiguna merupakan anak dari pendiri PT Pertamina (Persero), Ibnu Sutowo. Selain itu, Adiguna juga mertua dari artis sekaligus model kenamaan, Dian Sastrowardoyo.
Nama Adiguna cukup dikenal di dunia bisnis Tanah Air. Bisnisnya bergerak di berbagai sektor, termasuk permesinan dan perkapalan.
Dia merupakan pemegang kendali Nugra Sentana Group, jaringan konglomerasi yang didirikan ayahnya pada 19 Mei 1973. Grup ini membesar menjadi salah satu pelaku bisnis cukup disegani di Tanah Air.
PT Nugra Sentana sendiri merupakan lini bisnis yang didirikan Ibnu Sutowo di luar posisinya saat itu sebagai Direktur Utama Pertamina. Karena dari Pertamina lah, jejak keluarga Sutowo mulai dikenal.
Adiguna juga menjabat sebagai pimpinan di PT Suntri Sepuri. Perusahaan yang bergerak di bidang farmasi ini didirikan pada 1998 dan memproduksi sejumlah jenis obat mulai tablet, kapsul, sirop dan suspensi, sirop kering/serbuk injeksi beta laktam.
Tak hanya itu, Adiguna juga punya bisnis di sektor properti. Lewat PT Indobuild Co, keluarga Sutowo memegang hak kelola lahan di Senayan mulai hotel, apartemen, maupun convention center, dengan Hotel Hilton dan Hotel Sultan yang masuk dalam hak kelolaan tersebut.
Itu adalah deretan posisi Adiguna dalam jaringan bisnis keluarga Sutowo. Sementara, Adiguna diketahui memiliki bisnis sendiri.
Adiguna memulai bisnis pribadinya dengan mendirikan perusahaan penyedia mesin pertanian, PT Adiguna Mesin Tani. Dia lalu mengelola PT Santana Petroleum Equipment dan PT Pelayaran Umum Indonesia.
Selain itu, dia juga terjun di bisnis hiburan dengan mendirikan PT Mugi Rekso Abadi bersama Hoetomo Mandala Putra, Soetikno Soedarjo, dan Ongky Soemarno. Mugi Rekso Abadi merupakan perusahaan yang menaungi I-Radio, Cosmopolitan FM, sejumlah perusahaan media, serta pemegang franchise Hard Rock Cafe, BC Bar, Zoom Bar, dan masih banyak lagi.
Dream - Dian Sastrowardoyo diterpa kabar duka. Sang mertua, Adiguna Sutowo, meninggal dunia pada Minggu, 18 April 2021.
Kabar duka ini diketahui dari unggahan sahabat Dian Sastro, Iwet Ramadhan. Iwet membagikan kabar tersebut lewat fitur Instagram Story.
" Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un Berita duka cita, Telah meninggal dunia pada hari Minggu tanggal 18 April 2021 jam 04.04 pagi, Bapak Adiguna Sutowo founder MRA Group, Ayahanda dari Bapak Maulana Indraguna Sutowo (Direktur Utama MRA Group)," ujar Iwet.
Adiguna Sutowo merupakan ayah dari suami Dian Sastro, Maulana Indraguna Sutowo. Iwet menyampaikan doa terbaik untuk kepergian Adiguna.
" Semoga Almarhum diterima semua amal ibadahnya, dimaafkan segala kesalahannya dan diterima di tempat terbaik di sisi-Nya Amin," tulis dia.
Nama Adiguna Sutowo sempat ramai menjadi pemberitaan pada 2014. Penyebabnya, dia berseteru dengan mantan istrinya, Vika Dewayani.
Adiguna dilaporkan Vika ke polisi dengan tuduhan perbuatan tidak menyenangkan. Dalam laporannya, Vika diusir Adiguna dari rumahnya di Pulomas, Jakarta Timur saat dini hari.
Setahun sebelumnya, terjadi insiden pengrusakan rumah yang dialami Vika. Saat itu, Vika melapor ke polisi lantaran pagar rumahnya hancur ditabrak dan seluruh mobil di garasinya dirusak orang tak dikenal.
Sumber: Liputan6.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya