Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Siapa bilang main catur bisa mengusir stres. Justru gara-gara ketagihan main catur di warung kopi (warkop), seorang pria, sebut saja M, jadi stres karena istrinya selingkuh.
Akibatnya, pria 36 tahun itu mengajak Q, istrinya, ke pengadilan agama untuk mengurus perceraian mereka.
M, yang hidup bersama Q dan dua anaknya di rumah kos-kosan di Surabaya, Jawa Timur ini, sangat betah berlama-lama main catur di warkop. Bahkan, menurut pengakuan wanita 33 tahun itu, suaminya biasanya baru pulang dari main catur saat subuh.
Berdalih bosan dan jenuh...
© Dream
Karena sering ditinggal M main catur di warkop, Q mengaku ia sudah berselingkuh dengan seorang tetangganya di kos-kosan.
Dengan wajah penyesalan Q hanya menundukkan wajah ketika suaminya menumpahkan rasa kecewa dengan perselingkuhan istrinya saat proses mediasi di pengadilan agama.
Di depan hakim..
© Dream
Q mengatakan kalau ia khilaf melakukan perselingkuhan itu. Dia melakukan itu sebenarnya karena salah M juga. Menurutnya, hampir tujuh tahun menikah, M sangat jarang berada di rumah sebagai kepala keluarga yang memberi nafkah lahir maupun batin.
" Setelah pulang kerja, dia hanya makan dan kemudian keluar lagi warkop untuk bermain catur. Dia baru balik lewat malam. Kadang-kadang subuh baru pulang," keluh Q di depan hakim.
Oleh sebab itu dia nekad menjalin hubungan dengan tetangga mereka yang kebetulan adalah seorang duda yang bekerja sebagai buruh bangunan.
M hanya bisa mengelus dada...
© Dream
Kata M, istrinya tidak pernah peduli tentangnya setelah mereka dikawinkan melalui pilihan orangtua.
Melihat keduanya sudah tidak bisa diajak berdamai, hakim memutuskan perceraian sebagai jalan satu-satunya. Mengenai perawatan kedua anak mereka akan di bicarakan dalam sidang dua bulan lagi.
(Sumber: eberita.org)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya