Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Sumber: Ceramahbersama.blogspot.co.id)
Dream - Setelah mengalami kelumpuhan selama dua tahun, salah satu warga desa di Pandeglang, Banten akhirnya mengakui dosa-dosanya yang dilakoninya selama hidup. Dia selama ini ternyata mengorupsi uang masjid.
Sebut saja A, laki-laki yang bertugas sebagai pengurus masjid itu akhirnya meninggal dunia sesaat setelah pengakuan dosanya.
Beberapa tahun silam, A hidup berkecukupan sebagai pengusaha kayu. Namanya terpandang di kampungnya. Dari hasil berbisnis kayu, ia menumpuk kekayaan dan bisa menunaikan ibadah haji hingga dua kali.
Tetapi, roda kehidupan berputar. Usaha A menemui kegagalan. Pemasukannya merosot sangat tajam, nyaris membuatnya bangkrut.
Di saat itulah hati A lemah. Dia terbujuk rayuan Setan. Selama beberapa waktu, A mulai culas. Dia menggunakan uang masjid yang bukan menjadi haknya. Aksinya sangat rapi sampai tidak seorang pun yang tahu perbuatan nistanya.
Uang itu dipakainya untuk....
© Dream
Tidak tanggung-tanggung, A menggunakan uang masjid tersebut untuk merenovasi rumahnya. Sampai-sampai uang itu dipakai memenuhi kebutuhan dia dan keluarganya.
Uang kas masjid tersebut memang cukup banyak. Hampir saban pekan selalu ada pemasukan. Jumlahnya bisa mencapai jutaan rupiah.
A ternyata tidak menyampaikan amanah para penderma dengan jujur. Dia malah mengorupsi uang tersebut demi kepentingannya sendiri. Meski tiap hari Jumat dia selalu membacakan laporan keuangan kepada para jamaah, tapi A cukup lihai menyembunyikan kecurangannya.
Selang beberapa waktu kemudian, A tiba-tiba mengalami penyakit yang cukup serius dan misterius. Walaupun tubuhnya masih tampak segar bugar dan berotot, namun A lumpuh dan tidak bisa bergerak sedikit pun. Praktis sejak saat itu ia habiskan hari-harinya hanya terbaring di rumah.
Padahal berbagai macam pengobatan sudah ia lakukan, namun kesembuhan tak kunjung datang juga. Ada yang aneh dari sakit A tersebut.
" Ia persis seperti anak kecil. Kencing, makan dan mandi pun dilakukan di tempat tidurnya," tutur salah satu tetangga A.
Selengkapnya, baca pada tautan ini
Kirimkan tulisan atau kisah yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya