Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ayam Pelik (Sumber: Sosejroll.blogspot.com)
Dream - Seorang petani di Selinsing, Malaysia, Rosmah Mohamad Yusuf, menjual ayam-ayam dengan harga fantastis. Satu ekornya bisa mencapai jutaan rupiah.
Saking uniknya, ada yang menawar ayam Rosmah senilai puluhan juta rupiah.
Dilansir dari mynewshub, Selasa 26 Juli 2016, Rosmah beternak bermacam-macam jenis ayam, seperti ayam serama, ayam bahamas, ayam mutiara, ayam sabung, ayam batam, dan ayam kampung. Dia juga berjualan ayam-ayam yang jarang ditemui di Malaysia, seperti ayam selasih dan ayam poland jambul.
Ketertarikan Rosmah menjual ayam-ayam unik ini bermula saat dia berkunjung ke rumah sahabatnya. Ibu beranak lima ini melihat sahabatnya menjual ayam-ayam tersebut dengan harga yang lumayan mahal. Dari sanalah dia tergelitik untuk beternak ayam langka.
"Berawal dari sepasang, kini saya mempunyai beratus ekor ayam yang jarang dan sukar ditemui karena saya suka spesies yang unik-unik," kata dia.
Rohmah mengatakan kesukannya ini menjadi sumber pendapatan tambahannya karena seekor ayam yang langka ditemui ini dijual dengan harga 2 ribu ringgit atau Rp6,45 juta per ekor, misalnya ayam poland jambul.
"Selain itu, saya pernah ditawar 20 ribu ringgit atau Rp64,58 juta untuk ayam selasih, tapi tidak saya jual. Ia sangat susah didapat dan punya banyak khasiat," kata dia.
Meskipun demikian, Rosmah mengaku tak bermimpi untuk menjadi kaya dengan beternak ayam. Dia mengatakan beternak ayam merupakan hobinya.
"Ini semua hobi. Saya tidak promosi atau iklan tentang ayam yang saya ternakkan. Selalu orang kampung yang menyebarkan kepada orang lain tentang ternakan saya," kata dia.
Selain ayam, Rosmah juga beternak hewan-hewan lainnya, seperti ayam kampung, itik, dan kambing. Dia pun bermimpi bisa membesarkan peternakannya. "Saya mohon kepada pejabat yang terkait untuk mengajari saya peternakan yang sistematis," kata dia.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan