Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Seskab Pramono Anung Bersama Jajaran Pengurus Perhimpunan Humas Indonesia (Humas Perhumas)
Dream - Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mendukung pelaksanaan Konvensi Nasional Humas (KNH) 2016 di Bandung pada 27-28 Oktober nanti. Pramono akan hadir dalam konvensi ini.
Hal itu disampaikan langsung oleh Pramono dalam audiensi dengan Badan Pengurus Pusat (BPP) Perhimpunan Humas Indonesia (Perhumas), Panitia KNH 2016, maupun Badan Pengurus Cabang (BPC) Perhumas Bandung.
" Beliau (Pramono) siap hadir sebagai pembicara. Seskab juga meminta praktisi humas membantu menyosialisasikan program pemerintah dalam tiga tahun mendatang. Dan minta hasil konvensi humas nantinya dipaparkan langsung kepada Presiden Jokowi," ujar Ketua Umum Perhumas Agung Laksamana melalui keterangan tertulis diterima Dream, Selasa, 30 Agustus 2016.
Menurut Agung, Seskab juga merespons keinginan pengurus Perhumas untuk bergabung bersama sebelum KNH 2016. Ini guna menghasilkan produk bersama yaitu Peta Jalan (roadmap) Kehumasan Indonesia.
" Roadmap ini akan mendukung program kerja pemerintah serta menjadi barometer fungsi tugas humas dalam mewujudkan, Indonesia sebagai negara ekonomi terbesar ke tujuh di dunia pada 2030 mendatang," ucap dia.
Agung merespons permintaan itu dengan kesediaan pihaknya untuk selalu siap membantu program kehumasan pemerintah ke depan. Terlebih, tercapainya profesionalisme kehumasan di Indonesia merupakan fungsi dasar Perhumas.
" Jadi kami siap membantu sosialisasikan visi dan misi pemerintah oleh anggota kami, para praktisi humas, karena hal ini penting bagi Indonesia," kata Agung.
Ketua Panitia KNH 2016 yang juga Ketua BPC Perhumas Bandung N Nurlaela Arief mengatakan, dengan banyaknya dukungan dari pemerintah pusat maupun daerah, pihaknya kian berkomitmen mensukseskan acara.
" Kami akan sukseskan konvensi ini, kami siap menghantarkan pertemuan nanti dalam bentuk pemikiran, solusi, maupun peta jalan kehumasan guna mendukung reputasi terbaik Indonesia di tahun 2030," katanya.
Lala mengatakan, gagasan Mensesneg menyampaikan hasil konvensi kepada Presiden Jokowi juga akan direspons dengan persiapan pihaknya menyusun semacam prosiding bagi KNH 2016. Telaahan ini kelak bisa dijadikan referensi untuk akademisi dan praktisi kehumasan di Indonesia. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya