Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Penjaga Di Perbatasan Jeddah Dan Mekah (Sumber VOA)
Dream - Kasus Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS) kembali ditemukan. Kali ini pemerintah Bangladesh melaporkan tentang korban pertama yang positif terinfeksi virus corona di negeri itu. Minggu waktu setempat, pemerintah melansir bahwa seorang pria paruh baya positif mengidap MERS.
Lelaki berusia 53 tahun itu dilaporkan baru kembali dari Amerika Serikat dan sempat transit sesaat di Abu Dhabi. Saat ini pria yang menjadi penderita MERS pertama di Bangladesh itu tengah dalam proses pengawasan intensif para petugas medis.
" Kemungkinan besar, ia terinfeksi virus corona saat transit sesaat di Abu Dhabi dalam perjalanan kembali dari Amerika Serikat," kata Mahmudur Rahman, perwakilan Indsitute of Epidemiologi, Pengendalian dan Penelitian Penyakit kepada Reuters.
Sejak pertama kali diketahui menginfeksi manusia pada tahun 2012, hingga kini korban meninggal dunia akibat MERS terus bertambah. Lebih dari 800 orang di seluruh dunia dilaporkan terinfeksi dan 310 diantaranya meninggal dunia.
Pekan lalu kasus kematian akibat MERS pertama kali dilaporkan oleh pemerintah Aljazair. Mayoritas kasus MERS ditemukan di Arab Saudi dan dengan cepat meluas ke kawasan Timur Tengah, Asia, Eropa dan Amerika Serikat.
MERS menyebabkan ganggunan pernafasan dengan gejala menyerupai wabah sindrom pernafasan akut (SARS) yang sempat merebak pada tahun 2003. Yang membedakannya adalah tingkat kematian akibat MERS mencapai 40 persen, lebih besar dari SARS.
Unta diduga mejadi hewan utama penyebaran virus corona ke manusia. Sedangkan penularan dari manusia ke manusia hingga kini masih diteliti.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya