JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Ilustrasi (Sumber: Shutterstock)
Dream - Polisi menyebut lima orang sebagai terduga pelaku pembacokan ahli IT Institut Teknologi Bandung (ITB) Hermansyah. Menurut Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Teguh Nugroho, satu orang diantanya merupakan wanita berinisial D.
Meski begitu, Teguh mengaku belum mengetahui peran D saat kejadian.
" Untuk yang perempuan masih didalami lagi, apakah ikut terlibat atau tidak," ucap Teguh, Rabu, 12 Juli 2017.
Saat ini polisi masih mengejar tiga orang terduga pelaku pembacokan lain.
Dua pelaku terduga pembacokan yaitu Laurens Paliyama dan Edwin Hitipieuw telah diamankan polisi dini hari tadi.
© Dream
Dream - Polresta Depok berhasil menangkap dua pelaku pembacokan ahli IT Institut Teknologi Bandung (ITB) Hermansyah. Keduanya diketahui bernama Laurens Paliyama dan Edwin Hitipieuw.
Wakapolresta Depok, AKBP Faizal Ramdhani, menjelaskan insiden itu diawali senggolan mobil Avanza milik korban dengan mobil Honda City yang dikemudikan Edwin. Dalam pemeriksaan, pelaku mengatakan senggolan terjadi karena mobil pelaku berusaha menghindari bus.
" Kronologi yang disampaikan kemarin, kendaraan (korban dan pelaku) sempat serempetan," kata Faizal di Mapolresta Depok, Rabu, 12 Juli 2017.
Setelah terjadi senggolan, Hermansyah mengejar dan menghentikan mobil pelaku dengan memalangkan mobilnya. Hermansyah juga diketahui sempat marah-marah ke pelaku.
© Dream
Tiba-tiba ada satu mobil menghampiri Hermansyah dan Edwin yang tengah terlibat adu mulut. Mobil tersebut dikemudikan Laurens, yang kemudian membacok Hermansyah.
" Mobil korban ini memalang mobil tersangka, dan kemudian tersangka dan korban ini turun," katanya.
Faizal menambahkan, saat turun dari mobil tiba-tiba muncul satu mobil lagi yang berhenti. " Satu mobil lagi datang kemudian turun, yang merupakan mobil kawan tersangka dan dialah (Laurens) pelaku utamanya," beber dia.
Para pelaku sedang dalam keadaan di bawah pengaruh alkohol. " (Saat kejadian) mereka dalam keadaan mabuk, pengaruh alkohol," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Sapta Maulana.
Saat ini, kedua pelaku masih berada di Mapolresta Depok. Sapta berujar, keterangan yang didapat masih bersifat sementara dan perlu pendalaman.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun