Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Video Konten Anak SMA (Foto: Instagram @mood.jakarta)
Dream - Banyak sekolah memiliki aturan yang ketat terkait penggunaan smartphone di lingkungan sekolah. Bahkan ada pengelola yang melarang anak didiknya membawa gawai ketika memasuki sekolah.
Namun ada juga sekolah yang masih membuat peraturan boleh membawa gawai ke sekolah namun penggunaan dibatasi. Biasanya para anak didik diizinkan memakai smartphone ketika jam pulang sekolah.
Momen ini biasanya dijadikan kesempatan oleh siswa atau siswi untuk membuat konten bersama teman-temannya. Sebagaimana rekan seusianya yang suka dengan dunia hiburan dan eksistensi, sepanjang ada gawai yang menyala, tinggal rekam, lalu dibumbui dengan musik maka jadilah konten yang diinginkan.
Seperti aksi lima pelajar SMA berikut ini yang membuat konten video. Kelimanya berjoget menghadap kamera dengan alunan musik dangdut sebagai latar suaranya.
Namun video ini justru memicu perhatian tersendiri dari warganet. Para siswa ini tak sadar jika video yang direkam di dalam kelas tersebut juga merekam satu siswa lainnya di posisi yang agak jauh.
Kegiatan satu siswa ini berbanding terbalik dari apa yang dilakukan lima siswa itu.
Lima siswa tersebut terdiri dari 3 laki-laki dan 2 perempuan. Video yang dibuat kurang dari satu menit itu menampilkan kelimanya yang memamerkan handphone masing-masing.
Siswi perempuan terlihat menunjukkan gawai bermerek iPhone.

Selanjutnya, satu siswa laki-laki juga nampak menampilkan kunci mobil. Tidak diketahui apa tujuan video ini dibuat, atau bisa jadi hanya hiburan semata. Kelimanya tampak asik menikmati musik di kala istirahat tersebut.

Suasana kelas dengan seragam putih abu-abu jelas terlihat. Namun di balik video itu, di sudut tempat duduk, ada satu siswi bercadar yang sedang membaca Alquran.
Video ini memang tidak terlalu menyoroti siswa bercadar itu, namun warganet melihat perbedaan yang mencolok apa yang dilakukan dengan siswa-siswa yang sibuk berjoget dan disebut ‘pamer harta’.

Sementara siswa bercadar hitam dan berkerudung putih itu sedang ‘pamer pahala’. Dia nampak fokus memegang mushaf Alquran di tangannya.
“ Yang belakang idaman banget,” tulis Instagram @mood.jakarta yang mengunggah ulang video.
Video ini menuai respon banyak warganet yang membandingkan aktivitas keduanya.
" Ada yang pamer harta, ada yang Panen Pahala."
" Itu keren sih. MasyaAllah."
" Tetapi istiqomah mbak²nya yang pake cadar.biarin teman² yang norak biar kapok² sendiri."
" Di belakang barang2 yg mereka pamerkan, terdapat ortunya sbg buruh pabrik, PNS, pedagang yg bekerja keras dr pagi sampe malem demi kebutuhan primer mereka."
" Yang caper didepan.. yg dapet perhatian yg belakang…"
" Cuma pamer hp dan mobil bapak nha."
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya