Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Ratu Elizabeth II (Foto: Shutterstock.com/Alessia Pierdomenico)
Dream - Beredar kabar viral di media sosial yang menyebut mendiang Ratu Elizabeth II adalah keturunan Nabi Muhammad. Para sejarawan pun angkat bicara terkait isu ini.
Rumor ini berangkat dari teori yang mengatakan bahwa sang ratu memiliki silsilah keluarga Nabi melalui Putri Zaida dari Sevilla yang hidup pada abad ke-11.
Putri Zaida merupakan sosok misterius yang tinggal di Andalusia. Rumor itu juga dikaitkan dengan Burke's Peerage, penerbit silsilah Inggris dan otoritas leluhur keluarga kerajaan sejak 1847.
Burke's Peerage dikutip sebagai sumber silsilah keluarga kerajaan Inggris, yang menghubungkan Ratu Elizabeth II dengan Nabi Muhammad. Setelah seorang sejarawan menulis sebuah artikel di media Maroko yang menguatkan temuan itu. Namun benarkah kabar tersebut? Pihak Burke's Peerage pun menyatakan mereka tidak mempunyai informasi atau klaim akan kabar tersebut.
Ratu Elizabeth II diketahui meninggal di usia 96 tahun pada Kamis, 8 September 2022 itu. Pihak Burke's Peerage menyampaikan kepada Middle East Eye melalui surel, tidak ada bukti terkait klaim tersebut.
" Sayangnya, kami tidak memiliki informasi silsilah berkaitan dengan hal ini. Kami bukan sumber asli, tapi kesalahan itu terus diulang-ulang selama bertahun-tahun," jelasnya, dikutip dari Merdeka.com dari laman Middle East Eye, Jumat, 16 September 2022.
Kemudian pihak penerbit ini menyampaikan, Iain Moncreiffe yang merupakan seorang penulis silsilah dan pejabat Inggris kemungkinan menjadi sumber dari klaim tersebut.
" Akan menarik jika para sejarawan dan peneliti bisa menyelidiki subjek ini dengan benar," jelasnya.
Sementara itu sosok Putri Zaida disebut sebagai pengungsi Muslim yang melarikan diri ke Sevilla, lalu pindah agama menjadi Kristen dan dikenal dengan nama Isabella.
Dia Dianggap oleh beberapa orang sebagai putri penguasa Sevilla Al-Mutamid Ibn Abbad, konon keturunan klan Hashemite, dia menjadi simpanan Raja Alfonso VI dari Kastilia, musuh bebuyutan ayahnya.
Profesor Humaniora dari Universitas Columbia, Patricia Grieve mengatakan ada banyak spekulasi terkait hubungan Zaida dengan Raja Alfonso VI.
" Ada cukup banyak dugaan dan tebak-tebakan," kata Grieve.
" Zaida adalah sosok misterius karena kami memiliki sebagian besar spekulasi dan legenda dan tidak banyak fakta sejarah," jelasnya.
Spekulasi lain juga menyebut, diduga, salah satu keturunan Zaida menikah dengan Richard dari Conisbrough, Earl of Cambridge ke-3, pada abad ke-14. Dia disebut sebagai nenek moyang Ratu Elizabeth.
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama
