7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi (Foto:Shutterstcok.com)
Dream – Kementerian Agama melakukan sidang isbat untuk menentukan Idul Fitri 1440 Hijriah pada Senin 3 Juni 2019. Sidang ini akan dipimpin langsung oleh Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin.
" Rangkaian sidang isbat dimulai jam 17.00 WIB sore ini," ujar Dirjen Bimas Islam, Muhammadiyah Amin.
Menurut dia, sidang isbat akan digelar di Auditorium HM. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jl. MH. Thamrin No. 6, Jakarta.
" Sidang isbat wujud kebersamaan Kemenag dengan Ormas Islam dan instansi terkait dalam menetapkan awal bulan komariyah, terutama Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah," tambah dia.
Sidang isbat ini akan dihadiri oleh para Duta Besar Negara sahabat, Mahkamah Agung, BMKG (Badan Meteorlogi, Klimatologi dan Geofisika), LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional.
Selain itu juga dihadiri BIG (Badan Informasi Geospasial), Bosscha Institut Teknologi Bandung, Planetarium, Pakar Falak dari organisasi Islam, Pejabat Eslon I dan II Kementerian Agama, serta Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama.
Menurut paparan Agus Salim, Direktur Agama Islam dan Pembinaan Syariah, rangkaian sidang isbat akan diawali dengan pemaparan secara terbuka mengenai posisi hilal berdasarkan data hisab oleh para pakar astronomi.
Selanjutnya, selepas Magrib, sidang isbat akan digelar secara tertutup yang dipimpin langsung oleh Menteri Agama. Direktur Urais dan Binsyar akan melaporkan hasil pemantauan hilal pada 105 titik lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia dalam sidang tertutup itu.
Laporan tersebut yang nantinya akan sebagai dasar pengambilan keputusan penetapan Idul Fitri 2019. Setelah sidang isbat yang digelar secara tertutup tersebut selesai, Menteri Agama akan melakukan konferensi pers mengenai hasil sidang isbat tersebut.
" Hasil rukyatul hilal di seluruh Indonesia dan data hisab posisi hilal awal Syawal 1440 Hijiriah akan dimusyawarahkan dalam sidang isbat untuk kemudian diambil keputusan," kata Muhammadiyah Amin.

Berikut merupakan lokasi Rukyatul Hilal yang ada di sejumlah penjuru Indonesia.
Lokasi melihat hilal atau Rukyatul Hilal di Kepulauan Riau adalah di Bukit Cermin.
Laporan: Tantiya Nimas Nuraini
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?