Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Komisi Pemberantasan Korupsi Malaysia atau Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia (SPRM) meluncurkan hasil investigasi awal terhadap dugaan korupsi yang dijeratkan kepada Perdana Menteri Najib Razak.
Laporan tersebut menyatakan dana sebesar 700 juta dolar Amerika Serikat, setara Rp9,4 triliun yang masuk ke rekening pribadi Najib itu bukan berasal dari 1Malaysia Development Berhad (1MDB), lembaga pengelola dana investasi bentukan sang PM. SPRM menyebut dana tersebut merupakan sumbangan.
Dikutip Dream dari bernama.com, pejabat SPRM menyatakan laporan tersebut masih berupa temuan awal. Proses penyidikan terhadap kasus ini terus berjalan.
Pejabat SPRM pun menjamin penyidikan akan berjalan secara independen dan bebas dari intervensi. " SPRM tidak akan membiarkan adanya intervensi dalam proses penyidikan yang dijalankan," ujar pejabat SPRM.
Laporan tersebut cukup membuat publik Malaysia tercengang. Ini lantaran hasil tersebut dibuka setelah Najib mencopot Abdul Gani Patail dari jabatan Jaksa Agung. Patail sendiri merupakan sosok yang memimpin proses penyidikan skandal 1MDB tersebut.
BBC International melaporkan, meski SPRM menyatakan dana tersebut berasal dari donatur, tidak diketahui asal dana itu dan akan digunakan untuk apa. Jurnalis media ini sendiri, Jennifer Pak, bahkan sempat mendesak SPRM dengan pertanyaan, namun tidak mendapat jawaban.
Partai-partai oposisi dan sejumlah aktivis menyimpulkan PM Najib telah menggunakan kekuatan dan pengaruhnya untuk mengintervensi penyidikan kasus 1MDB. Termasuk juga mempengaruhi SPRM.
Sumber: bernama.com | bbc.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya